Meta sedang melaksanakan uji coba layanan berlangganan terbaru bernama WhatsApp Plus yang menawarkan berbagai fitur personalisasi eksklusif bagi pengguna di kawasan Eropa. Dilansir dari Tekno, paket premium ini dirancang untuk memberikan kendali lebih besar kepada pengguna dalam mengatur tampilan serta interaksi di dalam aplikasi.
Perwakilan Meta mengonfirmasi pengembangan layanan opsional ini kepada media TechCrunch untuk meningkatkan pengalaman personal. Meskipun hadir dengan fitur tambahan, fungsi inti aplikasi seperti pengiriman pesan dan panggilan tetap dapat diakses secara gratis oleh seluruh pengguna tanpa mengubah sistem keamanan enkripsi end-to-end.
"WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp Plus, yang dirancang untuk pengguna yang ingin lebih banyak cara dalam mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka," pernyataan resmi pihak Meta.
Penegasan mengenai tujuan pengujian ini juga disampaikan oleh pihak perusahaan guna memastikan kegunaan fitur bagi pelanggan. Meta menyatakan bahwa masukan dari pengguna selama fase uji coba terbatas ini akan menjadi bahan evaluasi pengembangan fitur selanjutnya.
Berdasarkan laporan WABetaInfo, biaya berlangganan WhatsApp Plus di Eropa diperkirakan mencapai 2,49 euro atau sekitar Rp 50.204 per bulan. Sementara itu, tarif di wilayah lain seperti Pakistan tercatat lebih rendah, yakni sekitar 229 PKR atau setara Rp 14.064 per bulan.
Layanan ini menyediakan peningkatan kapasitas sematan pesan dari 3 menjadi 20 chat sekaligus di halaman utama. Pelanggan juga mendapatkan akses ke 18 pilihan warna antarmuka baru, 14 ikon aplikasi unik, serta stiker premium dengan efek animasi khusus yang tetap dapat dilihat oleh penerima pesan meskipun mereka tidak berlangganan.
Sistem pembayaran layanan premium ini akan menggunakan skema langganan bulanan dengan perpanjangan otomatis melalui Google Play. Pengguna tetap memiliki fleksibilitas untuk membatalkan keanggotaan kapan saja, dengan ketentuan pembatalan dilakukan sekurang-kurangnya 24 jam sebelum siklus penagihan berikutnya dimulai.
Saat ini, akses ke fitur-fitur WhatsApp Plus masih terbatas pada sejumlah pengguna versi beta di platform Android. Meta berencana untuk melakukan peluncuran secara bertahap kepada basis pengguna yang lebih luas dalam beberapa pekan mendatang seiring dengan selesainya tahap pengujian awal di Eropa.