Meta secara resmi mengumumkan dimulainya uji coba layanan berlangganan baru yang diberi nama WhatsApp Plus. Kehadiran layanan premium ini mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna aplikasi pesan instan tersebut.
Dilansir dari Tekno, uji coba tahap awal WhatsApp Plus dilakukan di wilayah Eropa. Layanan ini menawarkan berbagai fitur eksklusif yang berfokus pada personalisasi dan peningkatan pengalaman pengguna saat berinteraksi di dalam aplikasi.
Pihak Meta menjelaskan bahwa tujuan dari uji coba ini adalah untuk menghimpun masukan dari para pengguna. Perusahaan ingin memastikan bahwa fitur-fitur yang dikembangkan benar-benar memberikan nilai tambah bagi mereka yang memilih untuk berlangganan.
Salah satu perbedaan paling mencolok dibandingkan versi gratis adalah kapasitas penyematan pesan. Jika versi standar hanya mengizinkan pengguna menyematkan maksimal tiga chat, WhatsApp Plus memberikan batas hingga 20 chat di halaman utama.
Peningkatan ini bertujuan memudahkan pengguna dalam mengakses percakapan penting tanpa harus menggulir layar terlalu jauh ke bawah. Selain itu, aspek personalisasi visual juga menjadi nilai jual utama dalam paket langganan ini.
Terdapat 18 pilihan tema warna baru yang disediakan untuk mengganti antarmuka hijau yang selama ini menjadi ciri khas WhatsApp. Beberapa pilihan warna yang tersedia antara lain Vibrant Blue, Royal Purple, Forest Green, Crimson Red, hingga Golden Yellow.
Kustomisasi Ikon dan Notifikasi
Pengguna WhatsApp Plus juga mendapatkan kebebasan untuk mengubah ikon aplikasi di layar beranda smartphone. Tersedia 14 desain unik, mulai dari gaya minimalis pastel, efek glitter, tema kosmik, hingga tekstur tanah liat yang futuristik.
Selain visual, aspek audio juga mendapat pembaruan melalui kehadiran 10 nada dering tambahan yang tidak ada pada versi gratis. Pengguna bahkan bisa mengatur nada notifikasi dan tema yang berbeda untuk beberapa daftar chat sekaligus.
Fitur menarik lainnya adalah stiker premium yang dilengkapi dengan efek animasi khusus. Efek animasi berupa overlay ini tetap dapat dilihat oleh penerima pesan, meskipun orang tersebut tidak menggunakan layanan WhatsApp Plus.
Estimasi Harga dan Ketersediaan
Mengenai biaya langganan, Meta memang belum merilis angka resmi untuk pasar global secara menyeluruh. Namun, laporan dari WABetaInfo memberikan gambaran mengenai besaran biaya di beberapa negara yang sudah masuk tahap pengujian.
Di Eropa, layanan ini diperkirakan akan dibanderol sekitar 2,49 euro per bulan atau setara dengan Rp 50.000. Sementara itu, di Pakistan, harga langganannya terpantau berada di angka 229 PKR atau sekitar Rp 14.000 per bulan.
Beberapa pengguna yang terpilih dalam tahap uji coba dikabarkan akan mendapatkan kesempatan mencoba layanan ini secara gratis selama satu bulan. Hal ini dimaksudkan agar pengguna bisa merasakan langsung manfaatnya sebelum memutuskan untuk berlangganan.
Penting untuk dipahami bahwa kehadiran WhatsApp Plus tidak akan mengganggu fungsi inti aplikasi yang sudah ada. Fitur utama seperti pengiriman pesan, panggilan suara, panggilan video, serta sistem keamanan enkripsi end-to-end tetap bisa dinikmati secara gratis.
Saat ini, WhatsApp Plus masih tersedia dalam tahap uji coba terbatas pada aplikasi versi beta di platform Android. Peluncuran ke lebih banyak pengguna akan dilakukan secara bertahap dalam waktu mendatang sesuai dengan perkembangan hasil pengujian.