PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan MyRepublic Indonesia resmi melakukan penggabungan usaha untuk membentuk entitas baru bernama PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic). Aksi korporasi yang bertujuan memperkuat infrastruktur serta layanan digital ini mulai berlaku efektif sejak 22 April 2026.
Langkah strategis tersebut memberikan dampak langsung terhadap perluasan skala bisnis perusahaan di pasar telekomunikasi Indonesia. Dilansir dari Bisnis, penggabungan ini menyatukan basis pelanggan dan jangkauan jaringan yang sebelumnya dikelola oleh masing-masing entitas secara terpisah.
Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic, Iman Syahrizal, memaparkan data pelanggan sebelum proses merger dilakukan. Layanan Oxygen.id milik Moratelindo tercatat memiliki hampir 300.000 pelanggan ritel, 17.000 pelanggan korporasi, serta capaian hampir 1 juta sambungan rumah (homepass).
Di sisi lain, MyRepublic tercatat telah melayani sekitar 1,5 juta pelanggan ritel. Jangkauan operasional MyRepublic sebelum penggabungan ini juga telah mencakup hampir 8,7 juta sambungan rumah di berbagai wilayah.
Iman Syahrizal menjelaskan bahwa pasca-merger, kapasitas layanan perusahaan mengalami peningkatan volume yang cukup besar.
"Setelah merger menjadi MoraRepublic kini memiliki lebih dari 1.8 Juta pelanggan ritel dan lebih dari 9.7 juta homepass," kata Iman, Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic.
Perusahaan kini mengalihkan fokus pada pembangunan infrastruktur secara masif melalui jaringan Fiber to the Home (FTTH). Target utamanya adalah meningkatkan penetrasi layanan internet ke wilayah-wilayah di kota tier 2 dan tier 3.
Strategi pertumbuhan juga mencakup dorongan fiberisasi untuk mendukung layanan fixed wireless access (FWA) MyRepublic Air. Hal ini dilakukan guna merespons tren kenaikan konsumsi data masyarakat yang terus berkembang pesat.
MoraRepublic juga berencana mengonsolidasikan layanan ritel dan enterprise dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Kapasitas pusat data (data center) akan diperkuat untuk menopang kebutuhan komputasi awan serta mendukung program digitalisasi nasional melalui kolaborasi dengan ekosistem Sinar Mas.
Peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas dengan menitikberatkan pada kestabilan jaringan dan layanan purna jual. Perusahaan berkomitmen menjaga harga tetap terjangkau untuk memastikan pemerataan konektivitas bagi bisnis dan rumah tangga.
Model bisnis ke depan akan memosisikan perusahaan sebagai penyedia layanan digital terpadu. Produk yang ditawarkan mencakup keamanan siber, solusi digital, hingga paket internet yang dibundel dengan konten digital menarik.
"Serta pengembangan SDM dan pemanfaatan teknologi terdepan yg mampu meningkatkan kinerja sistem secara efisien," ungkap Iman, Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic.
Efisiensi operasional akan dilakukan melalui digitalisasi proses bisnis dan penerapan tata kelola perusahaan yang ketat. Ekspansi pasar tetap menjadi agenda utama, terutama pada wilayah-wilayah dengan tingkat permintaan layanan internet yang tinggi.