MedcoEnergi Perpanjang Kontrak Pengelolaan Lapangan Karim Small Fields Oman Hingga 2040

MedcoEnergi Perpanjang Kontrak Pengelolaan Lapangan Karim Small Fields Oman Hingga 2040
Foto: Ilustrasi MedcoEnergi Perpanjang Kontrak Pengelolaan Lapangan Karim Small Fields Oman Hingga 2040.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi; IDX: MEDC) telah memastikan kelanjutan operasional jangka panjangnya di Kesultanan Oman. Langkah strategis ini mempertegas eksistensi emiten minyak dan gas bumi asal Indonesia tersebut yang telah genap mencapai dua dekade di kawasan Timur Tengah.

Aktivitas produksi utama perusahaan di negara tersebut berpusat di Karim Small Fields (KSF). Seperti dikutip dari Suara, pengerjaan proyek ini berjalan melalui skema kemitraan strategis bersama Petroleum Development Oman (PDO) yang telah diinisiasi sejak tahun 2006 silam.

Berkat capaian performa operasional yang dinilai meyakinkan, PDO memberikan perpanjangan perjanjian layanan (Service Agreement) untuk mengelola blok migas tersebut selama 25 tahun ke depan. Keputusan ini otomatis mengamankan hak kelola operasional perusahaan hingga tahun 2040 mendatang.

"Dua puluh tahun mengajarkan kami satu hal, ketika membangun bersama Oman, Anda membangun untuk jangka panjang. Kami berniat untuk terus berinvestasi di Kesultanan Oman dalam jangka panjang," ujar Direktur Utama MedcoEnergi, Hilmi Panigoro, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Selasa (19/5/2026).

Seremoni peringatan dua dekade berjalannya operasional ini diselenggarakan di Muscat pada Minggu (17/5). Agenda tersebut turut dihadiri oleh Menteri Energi dan Mineral Oman, Eng. Salim bin Nasser bin Said Al Aufi, bersama jajaran pejabat tinggi Kesultanan Oman lainnya.

Kemitraan dalam mengelola lapangan tua (mature fields) di KSF ini tercatat telah memproduksi lebih dari 110 juta barel minyak. Selain itu, pengerjaan blok ini juga meliputi pengeboran pada lebih dari 500 sumur serta menghasilkan tujuh penemuan lapangan baru.

Hingga periode Maret 2026, manajemen KSF menorehkan pencapaian aspek keselamatan kerja selama enam tahun berturut-turut. Prestasi ini setara dengan raihan 13 juta jam kerja tanpa insiden kecelakaan yang menyebabkan kehilangan jam kerja (Lost-Time Incident/LTI).

Di samping memperpanjang masa kerja di blok KSF, perusahaan aktif memperlebar jangkauan portofolio produksinya di Oman melalui kerja sama dengan OQ Exploration & Production. Perusahaan tercatat menggenggam 20 persen participating interest pada Blok 60 dan Blok 48 sejak tahun 2023.

Memasuki tahun 2025, Blok 60 membukukan rata-rata volume produksi bruto sebesar 67,8 mboepd. Adapun puncak performa produksinya sempat menyentuh angka 77,2 mboepd yang terjadi pada bulan Oktober.

Sementara untuk wilayah kerja di Blok 48, pihak korporasi sejauh ini masih menjalankan serangkaian aktivitas evaluasi (appraisal). Proses teknis ini ditujukan sebagai langkah persiapan menuju tahapan komersialisasi sumur migas.

Perusahaan juga menguasai 5 persen porsi kepemilikan saham di Blok 56. Wilayah kerja tersebut kini telah resmi memasuki tahapan pengembangan lapangan secara terstruktur, menyusul deklarasi komersialisasi yang diterbitkan pada tahun 2024 lalu.

Untuk rencana ke depan, emiten migas ini berkomitmen menyelaraskan investasi berkelanjutannya di Blok KSF, Blok 60, Blok 48, dan Blok 56. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal yang sejalan dengan peta jalan Oman Vision 2040.

Saat ini, perusahaan mempekerjakan lebih dari 200 personel operasional di Kesultanan Oman. Komposisi penyerapan tenaga kerja lokal di lingkungan kerja tersebut tercatat sudah mencapai angka 86 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi