Maruti Suzuki di India dilaporkan telah menghentikan proses produksi unit Suzuki Ignis pada April 2026 menyusul angka permintaan konsumen yang terus menurun di pasar domestik. Langkah penghentian ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperbarui lini produk mereka di segmen kendaraan kompak.
Penurunan volume penjualan dan rendahnya minat pasar menjadi alasan utama di balik keputusan penghentian produksi tersebut sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Laporan dari media lokal India, Cartoq, menyebutkan bahwa lini produksi untuk model hatchback bergaya crossover ini sudah tidak lagi beroperasi.
Sejumlah jaringan dealer di India bahkan dikabarkan telah berhenti melayani pemesanan unit baru sejak satu bulan terakhir. Meski aktivitas produksi sudah berakhir, model Suzuki Ignis terpantau masih terdaftar dalam situs resmi pabrikan karena perusahaan belum memberikan pernyataan resmi kepada publik.
Sebagai langkah antisipasi, Maruti Suzuki kini tengah mengembangkan unit SUV kecil baru dengan kode proyek Y43 untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Ignis. Kendaraan segmen B tersebut direncanakan memulai debutnya pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027 mendatang.
Data dari Gaadiwaadi menunjukkan bahwa proyek Y43 akan mengusung dimensi kompak dengan panjang 3,8 meter, lebar 1,7 meter, dan tinggi 1,6 meter. Spesifikasi teknis tersebut dirancang untuk memberikan ruang kabin yang lebih luas dengan jarak sumbu roda mencapai 2,5 meter.
Pada sektor performa, mobil baru ini diprediksi menggunakan mesin bensin 1.200 cc tiga silinder yang menghasilkan tenaga 80 dk dan torsi 111,7 Nm. Selain mesin bensin konvensional, pabrikan juga menyiapkan opsi bahan bakar CNG yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 69 dk.
Estimasi harga untuk varian paling dasar dari SUV baru ini diperkirakan berada pada kisaran Rs 5,25 lakh hingga Rs 5,50 lakh. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, nilai tersebut setara dengan Rp 94 juta hingga Rp 99 juta per unit.