Maruarar Sirait Sebut Pemikiran REI Warnai Kebijakan Perumahan Nasional

Maruarar Sirait Sebut Pemikiran REI Warnai Kebijakan Perumahan Nasional
Foto: Ilustrasi Maruarar Sirait Sebut Pemikiran REI Warnai Kebijakan Perumahan Nasional.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bahwa organisasi Real Estat Indonesia (REI) telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan berbagai kebijakan sektor perumahan nasional di Indonesia pada Kamis (7/5/2026).

Dilansir dari Kompas, pernyataan tersebut disampaikan di Kota Baru, Lampung, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 REI. Maruarar menyebut asosiasi pengembang tersebut aktif memberikan masukan konstruktif yang kemudian diakomodasi oleh pemerintah.

Peran strategis pengembang dalam regulasi mencakup kebijakan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga relaksasi aturan pembiayaan. Maruarar menekankan pentingnya sinergi antara negara, masyarakat, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem hunian.

ÔÇ£Banyak pemikiran cerdas, konstruktif dari REI yang saya terima, termasuk tadi soal pohon. Kemudian soal relaksasi (SLIK) OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang kita perjuangkan kemarin juga itu masukan dari REI,ÔÇØ ujar Ara.

Menteri yang akrab disapa Ara tersebut menambahkan bahwa aturan mengenai rumah susun subsidi di area perkotaan juga sangat dipengaruhi oleh perspektif para pelaku industri properti.

ÔÇ£Permen PKP kemarin buat rusun subsidi perkotaan itu juga banyak sekali pemikiran dari REI yang diakomodir dalam aturan kami,ÔÇØ katanya.

Pemerintah berupaya menyeimbangkan kepentingan dunia usaha agar tetap memiliki ruang berkembang sambil memastikan masyarakat mendapatkan hunian layak. Ara menilai regulasi yang adil diperlukan untuk mendorong pembangunan rumah subsidi dan komersial.

ÔÇ£Dunia usaha ini yang mau bangun rumah subsidi dan komersial adalah para pengembang. Kita harus membuat regulasi yang adil dan baik bagi semuanya,ÔÇØ ucapnya.

Data pembangunan rumah susun subsidi perkotaan menunjukkan angka yang masih rendah, yakni hanya sekitar 140 unit dalam lima tahun terakhir. Oleh karena itu, pemerintah kini mendorong percepatan melalui proyek strategis dan pengembangan kawasan baru.

ÔÇ£Di Meikarta saja kita siapkan 141.000 unit. Dekat sekali dengan kawasan industri, tempat ibadah, sekolah, dan pasar. Jadi, ekosistemnya sudah bagus,ÔÇØ tutur dia.

Selain area tersebut, pemerintah menyiapkan pengembangan hunian vertikal dan kota baru di berbagai wilayah seperti Jabodetabek, Medan, hingga Deli Serdang. Kebijakan ini juga mencakup pemberian insentif pajak untuk mempercepat akses hunian bagi rakyat.

ÔÇ£Presiden maunya cepat supaya rakyat makin bisa mendapatkan hunian,ÔÇØ ujar Ara.

Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyatakan optimisme asosiasi dalam mendampingi pengembang di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Ia merujuk pada pengalaman industri melewati berbagai krisis besar di masa lalu.

ÔÇ£Industri properti sudah mengalami tiga kali masa stress test (masa cobaan). Itu masa paling susah karena kondisinya uncontrol (tidak terkendali) dan unusual (tidak biasanya),ÔÇØ sambung Joko.

Joko menegaskan komitmen REI untuk tetap menyelaraskan langkah dengan program pemerintah pusat. Meski berkomitmen mendukung, asosiasi tetap akan memberikan kritik membangun jika terdapat kebijakan yang dirasa perlu dievaluasi.

ÔÇ£Kita akan ikuti program pemerintah, kita support (dukung) kebijakan pemerintah. Tapi, ketika kita tidak bisa mengikuti dan support itu, maka kita akan sapa pemerintah,ÔÇØ tandas dia.

Artikel terkait

Rekomendasi