PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) membukukan total aset kelolaan mencapai Rp124,3 triliun sepanjang tahun 2025, berdasarkan informasi yang dilansir dari Keuangan pada Kamis (28/5/2026). Pencapaian ini diraih perusahaan melalui fokus pada keseimbangan antara pengelolaan risiko dan imbal hasil portofolio investasi.
Kondisi pasar di sepanjang tahun lalu dinilai masih dipenuhi oleh volatilitas serta ketidakpastian. Menanggapi situasi tersebut, pihak manajemen mengutamakan langkah pendampingan nasabah dan optimasi portofolio di berbagai siklus pasar.
"Kami berkomitmen untuk senantiasa mendampingi setiap nasabah, mengoptimalkan risk-return portofolio yang dipercayakan kami di berbagai siklus pasar," ujar Afifa, CEO dan Presiden Direktur MAMI.
Penerapan manajemen risiko secara ketat bersama dengan pengelolaan portofolio yang disiplin diklaim menjadi kunci utama dalam mempertahankan kinerja investasi. Strategi tersebut diterapkan secara menyeluruh pada seluruh produk kelolaan.
"Kami menjaga keseimbangan antara disiplin manajemen risiko dan kemampuan menghasilkan alpha secara konsisten di seluruh portofolio kelolaan," katanya.
Data internal perusahaan menunjukkan MAMI berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 11,94 persen dari sekitar 90 perusahaan manajer investasi di Indonesia. Adapun untuk instrumen reksa dana, dana kelolaan tercatat sebesar Rp63 triliun dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 9,33 persen.
"Kami juga terus berinovasi untuk mempersembahkan peluang-peluang baru melalui rangkaian solusi kami bagi nasabah ritel dan institusi," tuturnya.