Camilan ubi cream cheese yang tengah viral di media sosial menarik minat berbagai kalangan usia, khususnya generasi Z, karena konsep penyajiannya yang unik. Fenomena ini dipicu oleh rasa penasaran masyarakat untuk mencoba tren kuliner kekinian pada Kamis (14/5/2026).
Ardi, seorang warga asal Tangerang, merupakan salah satu konsumen yang rela mengantre demi mendapatkan produk tersebut. Ia mengaku tertarik dengan kombinasi ubi dan keju yang dianggapnya sebagai inovasi jajanan yang belum pernah ia coba sebelumnya.
"Pengen cobain aja rasanya gimana, unik juga keliatannya," kata Ardi saat berbincang dengan detikcom, Kamis (14/5/2026).
Meskipun populer karena faktor tren, kudapan ini memiliki potensi manfaat kesehatan jika diolah tanpa gula berlebih. Dilansir dari Detik Health, ubi Cilembu sebagai bahan dasar utama mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang membantu menjaga stabilitas kadar gula darah serta melancarkan pencernaan.
Warna oranye pada ubi tersebut mengindikasikan adanya kandungan beta karoten yang tinggi. Zat ini berfungsi sebagai antioksidan alami yang nantinya diubah menjadi vitamin A guna mendukung kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan kulit pengguna.
Selain itu, ubi Cilembu kaya akan kalium yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta fungsi saraf. Unsur ini sangat bermanfaat bagi individu yang memiliki pola makan tinggi garam karena membantu menstabilkan tekanan darah.
Penambahan cream cheese memberikan kontribusi protein dan kalsium yang secara alami rendah pada ubi. Kandungan kalsium dari keju tersebut dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi serta memastikan otot bekerja secara optimal.
Kombinasi antara ubi dan keju krim ini dinilai lebih mengenyangkan dan seimbang secara nutrisi dibandingkan makanan penutup manis lainnya yang umumnya hanya tinggi kalori. Saat ini, banyak konsumen yang memilih hidangan tersebut sebagai alternatif camilan yang dianggap lebih sehat daripada dessert berbahan dasar tepung.