Main 10 Ribu Jam, Fans Destiny 2 Ungkap Kekecewaan Mengejutkan di 2026

Main 10 Ribu Jam, Fans Destiny 2 Ungkap Kekecewaan Mengejutkan di 2026
Foto: Main 10 Ribu Jam, Fans Destiny 2 Ungkap Kekecewaan Mengejutkan di 2026. (Illustration by Pexels)

Destiny 2 telah menemani para penggemarnya sejak pertama kali meluncur pada tahun 2017 silam. Game ini dianggap sukses menyempurnakan berbagai aspek dari pendahulunya sekaligus menawarkan inovasi yang menyegarkan bagi para pemain.

Selama hampir satu dekade, game multiplayer ini berhasil membangun komunitas yang sangat loyal dan aktif di berbagai platform. Namun, loyalitas tinggi ternyata tidak menjamin kesabaran yang tanpa batas saat pengembang melakukan perubahan kontroversial.

Keluhan Pemain dengan Jam Terbang Fantastis

Sebuah kisah menarik datang dari seorang pemain veteran bernama ArkaneArdvark78 yang meluapkan kekecewaannya di Steam. Meski sudah menghabiskan waktu bermain yang luar biasa panjang, ia justru memberikan ulasan negatif untuk game kesayangannya tersebut.

Dalam ulasannya, ArkaneArdvark78 mengkritik keras ekspansi "Edge of Fate" yang dinilai merusak pengalaman bermain. Ia merasa kerja kerasnya selama bertahun-tahun dalam mengumpulkan senjata dan zirah menjadi sia-sia karena perubahan sistem pada DLC tersebut.

Poin-poin kritik yang disampaikan pemain tersebut antara lain:

  • Sistem baru dalam DLC Edge of Fate membuat item lama yang dikumpulkan dengan susah payah menjadi tidak relevan.
  • Pihak Bungie dianggap semakin menutup diri dan menjauh dari masukan komunitas pemain.
  • Adanya kekhawatiran serius mengenai arah masa depan game yang dinilai mulai tidak sehat.

Meski mengaku sangat lelah dan ingin berhenti, data menunjukkan fakta yang unik dari akun pemain tersebut. Saat ulasan itu ditulis pada September 2025, ia sudah mencatat 10.098 jam waktu bermain.

Menariknya, total waktu bermainnya kini justru bertambah menjadi 10.256 jam. Hal ini berarti ia masih menghabiskan sekitar 157 jam tambahan dalam beberapa bulan terakhir meski sudah menyatakan ketidaksukaannya.

Masa Depan Destiny 2 yang Mulai Menemui Titik Akhir

Ulasan ArkaneArdvark78 tersebut memicu diskusi hangat di komunitas Steam antara kelompok yang setuju dengan mereka yang tetap optimistis. Sayangnya, kekhawatiran para pemain mengenai nasib game ini tampaknya mulai menjadi kenyataan.

Bungie, yang saat ini berada di bawah naungan Sony Interactive Entertainment, telah memberikan pengumuman resmi yang cukup mengejutkan. Mereka menyatakan bahwa pembaruan "Monument of Triumph" pada 9 Juni mendatang akan menjadi konten terakhir bagi Destiny 2.

Berikut adalah ringkasan situasi terkini mengenai masa depan seri Destiny:

Aspek Status Saat Ini
Konten Terakhir Update Monument of Triumph (9 Juni)
Status Layanan Tetap bisa dimainkan untuk waktu terbatas
Pengembangan Destiny 3 Belum masuk tahap pengerjaan (menurut laporan)

Meskipun server Destiny 2 mungkin tidak akan langsung ditutup, penghentian update konten menandakan akhir dari perjalanan panjang game ini. Ketidakpastian mengenai sekuel Destiny 3 juga membuat para penggemar setia merasa cemas dengan masa depan franchise ini secara keseluruhan.

Artikel terkait

Rekomendasi