Seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti, Nur Alimantun Citra Lestari (19), teridentifikasi sebagai salah satu korban tewas dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Bekasi. Proses identifikasi jenazah korban dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada Selasa (28/4/2026), sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Peristiwa tragis ini bermula saat Citra berpisah dengan rekannya di Stasiun Jatinegara untuk menempuh rute pulang yang berbeda. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mahasiswi asal Jambi tersebut diarahkan oleh petugas keamanan stasiun menuju peron yang berbeda dari biasanya guna mengejar keberangkatan kereta tujuan Cikarang.
Riza (21), rekan korban yang terakhir kali berkomunikasi dengannya, memberikan keterangan mengenai detik-detik sebelum kehilangan kontak. Riza menjelaskan bahwa pemisahan mereka terjadi karena instruksi petugas di stasiun untuk mempercepat perjalanan.
"Jadi memang kita pisahnya di bagian atas itu (Stasiun) Jatinegara," kata Riza di RS Polri, Jakarta, Selasa malam.
Komunikasi antara keduanya terputus setelah Riza berangkat lebih dulu menggunakan kereta tujuan Stasiun Duri. Kabar hilangnya Citra mulai terdeteksi setelah rekan-rekannya tidak bisa menghubungi mahasiswi tersebut hingga pukul 22.00 WIB, yang bertepatan dengan beredarnya pemberitaan kecelakaan kereta api.
Rekan korban lainnya, Catherine (19), mengungkapkan bahwa upaya pencarian sempat dilakukan melalui pelacakan sinyal ponsel hingga Selasa pagi. Lokasi terakhir perangkat korban terdeteksi berada di area sekitar Stasiun Bekasi Timur sebelum akhirnya tidak lagi aktif.
"Sempat tertulis in another call juga, terus jam 06.30 WIB tuh masih berdering, terus selebihnya jam 07.00 WIB ke atas sudah off," ujar Catherine.
Kesedihan mendalam dirasakan oleh rekan-rekan kampus karena Citra dikenal sebagai sosok yang sangat perhatian. Sebelum kejadian, mereka sempat berkumpul di kampus setelah menyelesaikan ujian tengah semester (UTS) dan membubarkan diri lebih awal dari jadwal biasanya.
"Biasanya jam 20.00 WIB itu kami baru keluar dari kampus, ini jam setengah delapan sudah di (Stasiun) Jatinegara," kata Catherine.
Pihak kampus dan rekan-rekan korban telah mendatangi RS Polri setelah mendapatkan kepastian informasi identifikasi pada sore hari. Jenazah Citra dijadwalkan akan segera diterbangkan menuju Jambi untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di kota asalnya.