Ribuan jemaah haji dan umrah memadati delapan situs bersejarah di Kota Madinah pada Rabu, 15 April 2026, untuk melakukan napak tilas perjuangan Rasulullah SAW. Destinasi tersebut menjadi pusat kunjungan karena menyimpan nilai spiritual dan sejarah besar dalam perkembangan Islam di Arab Saudi.
Masjid Nabawi menjadi fokus utama kunjungan karena menjadi lokasi makam Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, yakni Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Dilansir dari Detikcom, masjid ini juga memiliki area Raudhah atau taman surga yang menjadi tempat paling mustajab untuk memanjatkan doa bagi para jemaah.
Selain Masjid Nabawi, jemaah juga mendatangi Masjid Quba yang merupakan masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW saat hijrah dari Makkah. Jemaah yang melaksanakan salat dua rakaat di masjid yang berjarak sekitar 15 menit dari pusat kota ini diyakini mendapatkan pahala setara ibadah umrah.
Lokasi bersejarah lainnya yang menarik perhatian adalah Jabal Uhud, sebuah gunung setinggi 1.050 meter yang menjadi saksi bisu perang besar antara kaum Muslimin dan kaum Quraisy. Di lokasi ini, jemaah mendapatkan edukasi mengenai pentingnya ketaatan pada strategi pemimpin melalui peristiwa jatuhnya pasukan pemanah di masa lalu.
Kunjungan juga meluas ke kompleks pemakaman Jannatul Baqi' yang terletak di tenggara Masjid Nabawi. Tempat ini merupakan area pemakaman bagi ribuan sahabat serta keluarga Nabi Muhammad SAW sejak periode awal hijrah ke Madinah.
Situs lain yang tidak luput dari daftar kunjungan adalah Masjid Qiblatain, lokasi di mana arah kiblat umat Islam berpindah dari Baitul Maqdis ke Ka'bah. Selain situs bangunan, jemaah sering mendatangi kebun kurma di sekitar Masjid Quba untuk membeli kurma ajwa yang memiliki nilai historis sebagai buah favorit Rasulullah SAW.