Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah di Indonesia diperkirakan akan semakin ketat dalam beberapa pekan mendatang. Dilansir dari Suara, sebanyak lima HP midrange terbaru dengan spesifikasi tinggi sedang bersiap untuk meluncur ke pasar domestik.
Sebagian besar dari daftar perangkat baru tersebut dilaporkan telah lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN dari Kemenperin serta Postel dari Komdigi. Beberapa model bahkan dijadwalkan resmi hadir pada bulan ini.
Perkembangan teknologi baterai silicon-carbon kini memungkinkan kapasitas besar mulai dari 7.000 mAh hingga 9.020 mAh disematkan ke dalam bodi ponsel yang tetap ramping. Fenomena ini menggeser standar kapasitas baterai 5.000 mAh yang dinilai sudah mumpuni untuk kelas menengah pada dua tahun lalu.
Salah satu perangkat yang dikonfirmasi segera hadir di Indonesia adalah iQOO Z11, yang dijadwalkan meluncur pada 25 Mei 2026 melalui pengumuman poster resmi. Ponsel pintar kelas menengah premium ini sebelumnya telah dirilis di pasar Malaysia.
Nomor model "I2512" telah terdaftar secara resmi di sertifikasi Postel Indonesia. Hal tersebut mengindikasikan bahwa spesifikasi iQOO Z11 yang akan beredar di Tanah Air bakal identik dengan versi yang ada di Malaysia.
Meskipun demikian, terdapat perbedaan spesifikasi yang cukup besar antara varian global dan varian China. iQOO Z11 Global menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 dengan layar berkecepatan refresh rate 144 Hz, berbeda dengan versi China yang dibekali MediaTek Dimensity 8500 serta layar 165 Hz.
Varian global tetap mempertahankan fitur unggulan berupa baterai raksasa berkapasitas 9.020 mAh yang didukung pengisian daya cepat 90 W FlashCharge. Dimensi bodi perangkat ini memiliki ketebalan 8,25 mm dengan bobot seberat 213 gram.
Di pasar Malaysia, iQOO Z11 dipasarkan dengan harga sekitar Rp7,1 juta untuk varian memori 8GB/256GB dan sekitar Rp9,7 juta untuk varian memori 12GB/256GB. Sistem operasi yang dijalankan adalah Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6.0.
Layar utama berukuran 6.83 inci menggunakan panel AMOLED beresolusi 1.5K (1260x2800 piksel) dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 5000 nits. Sektor kamera dilengkapi lensa utama 50 MP Sony IMX882 dengan fitur OIS, ditambah sensor bokeh 2 MP, serta kamera depan beresolusi 32 MP.
iQOO Z11x Sasar Segmen Menengah Terjangkau
Berbeda dengan versi reguler, iQOO Z11x disiapkan untuk mengincar segmen pasar menengah yang lebih terjangkau. Ponsel ini telah resmi meluncur di pasar India pada bulan lalu dengan harga mulai dari 18.999 rupee atau sekitar Rp3,5 juta untuk varian memori terendah 6GB/128GB.
Perangkat ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7400 Turbo dengan fabrikasi 4nm dan menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. Pabrikan menyediakan pilihan konfigurasi RAM hingga 8 GB serta kapasitas penyimpanan internal hingga 256 GB.
Layar yang digunakan berjenis IPS LCD berukuran 6,76 inci dengan resolusi FHD+ yang mendukung refresh rate 120 Hz. Daya tarik utama ponsel ini terletak pada kapasitas baterai jumbo 7.200 mAh yang dilengkapi teknologi pengisian daya cepat sebesar 44 W.
Untuk keperluan fotografi, iQOO Z11x mengandalkan kamera utama beresolusi 50 MP yang dipadukan dengan lensa sekunder 2 MP di bagian belakang, serta kamera selfie 32 MP. Ponsel ini juga dibekali sertifikasi ketahanan ekstrem IP68/IP69+ dan jaminan pembaruan sistem keamanan hingga empat tahun.
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi Domestik
Selain lini iQOO, PT Vivo Mobile Indonesia juga tengah bersiap untuk meluncurkan produk terbaru lewat seri Vivo Y500 4G dengan nomor model V2570. Kepastian ini diperoleh setelah ponsel tersebut resmi lolos sertifikasi Postel Komdigi.
Vivo Y500 telah mengantongi nilai kandungan lokal sebesar 35,80 persen dalam sertifikasi TKDN dari Kemenperin. Untuk pasar internasional, lini smartphone terbaru ini diprediksi akan tersedia dalam dua versi konektivitas, yaitu varian 4G dan 5G.