Gubernur Lemhannas Boyong Ratusan Calon Pimpinan Nasional ke KPK

Gubernur Lemhannas Boyong Ratusan Calon Pimpinan Nasional ke KPK
Foto: Ilustrasi Gubernur Lemhannas Boyong Ratusan Calon Pimpinan Nasional ke KPK.

Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily memboyong 110 peserta program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) ke Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (23/4/2026). Dilansir dari Nasional, kunjungan ini bertujuan agar para calon pemimpin mengikuti pendidikan antikorupsi secara langsung.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari calon perwira tinggi TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga perwakilan masyarakat sipil. Selama di lokasi, mereka diberikan pemahaman mendalam mengenai tata kelola integritas kepemimpinan.

"Kami tentu memiliki target dari proses pendidikan ini bukan hanya sekadar memahami tentang situasi geopolitik, konsensus kebangsaan, tetapi juga mampu mencetak para calon pimpinan nasional yang memiliki integritas dan antikorupsi," kata Ace Hasan Syadzily, Gubernur Lemhannas RI.

Ace menjelaskan bahwa kunjungan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengamati langsung mekanisme kerja lembaga antirasuah tersebut. Hal ini mencakup seluruh aspek mulai dari strategi pencegahan hingga proses penyelidikan kasus korupsi.

"Sehingga komitmen Lemhannas untuk mencetak para pemimpin bukan saja mereka memiliki pengetahuan, wawasan, tetapi juga integritas untuk melawan korupsi," ujar Ace Hasan Syadzily, Gubernur Lemhannas RI.

Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa menyambut baik inisiatif Lemhannas yang melibatkan instansinya dalam kurikulum pendidikan tersebut. Pihak KPK berharap sinergi ini dapat memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter pemimpin di masa depan.

"Sekali lagi kami dari KPK mengucapkan banyak terima kasih. Dan biarlah juga bagian dari kunjungan kepada KPK ini bisa semakin mempertebal rasa antikorupsi," kata Cahya Hardianto Harefa, Sekretaris Jenderal KPK.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan wawasan kebangsaan yang berfokus pada pembangunan moralitas pejabat publik. Melalui paparan dari KPK, Lemhannas berupaya memastikan seluruh alumni program P4N memiliki ketahanan terhadap praktik penyimpangan kekuasaan.

Artikel terkait

Rekomendasi