Warga Kota Depok memeriahkan perayaan Lebaran Depok 2026 dengan mengenakan busana bergaya tahun 1970-an di Alun-Alun Timur, Cilodong, guna melestarikan tradisi lokal bertema Depok Rumah Kita. Dilansir dari Detik Travel, acara edisi ketujuh ini menjadi ajang promosi produk UMKM sekaligus destinasi wisata budaya unggulan.
Suasana semarak mulai terasa sejak pukul 09.00 WIB melalui peragaan busana di atas karpet biru yang diikuti oleh perwakilan Forkopimda, DPRD, hingga komunitas lokal. Berbagai pakaian mulai dari kebaya klasik hingga gaya retro ditampilkan untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga di lokasi tersebut.
Wali Kota Depok, Supian Suri, mengapresiasi antusiasme peserta yang mempersiapkan penampilan mereka secara maksimal demi menghidupkan kembali nuansa masa lalu.
"Ke pasar penghabisan beli kebaya. Bapak Ibu tolong diliatin ini, udah habis-habisan beli kebaya," canda Supian Suri, Wali Kota Depok saat membuka acara.
Sentilan jenaka tersebut ditujukan kepada para pejabat yang hadir dengan pakaian nyentrik, termasuk gaya era 70-an milik Kepala Disporyata dan busana anggota dewan yang menyerupai kiper legendaris Rene Higuita. Supian Suri juga menekankan pentingnya dukungan nyata terhadap ekonomi kreatif selama perayaan berlangsung.
"Khususnya para anggota dewan, para camat, para lurah, kepala perangkat daerah, jangan pulang dulu sebelum belanja UMKM!" tegas Supian Suri, Wali Kota Depok.
Instruksi tersebut mengharuskan setiap pejabat membelanjakan minimal Rp 100.000 sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas kerajinan dan kuliner khas Depok. Melalui tema Depok Rumah Kita, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga toleransi serta silaturahmi tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Dalam kesempatan tersebut, Supian Suri turut memberikan pesan khusus bagi para pembuat konten agar tetap menjaga citra positif kota tanpa menyebarkan informasi bohong atau mitos yang meresahkan.
"Jangan kita mengada-adakan yang sebetulnya di Depok itu tidak ada. Tidak ada pocong yang gentayangan. Tidak ada keranda terbang. Tidak ada babi ngepet," pungkas Supian Suri, Wali Kota Depok.