PT Lautan Luas Tbk Bagikan Dividen Saham Rp 45 Miliar

PT Lautan Luas Tbk Bagikan Dividen Saham Rp 45 Miliar
Foto: Ilustrasi PT Lautan Luas Tbk Bagikan Dividen Saham Rp 45 Miliar.

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) menetapkan periode akhir saham mengandung dividen atau cum dividen pada Selasa, 19 Mei 2026, dengan nilai pembayaran Rp 3.100 per lot saham. Pengumuman ini bertepatan dengan tren penurunan harga saham perusahaan menjelang tanggal batas tersebut.

Emiten tersebut siap menggelontorkan dividen tunai dengan nilai total mencapai Rp 45,40 miliar, seperti dilansir dari Investasi. Angka tersebut setara dengan Rp 31 per saham yang diambil dari keuntungan bersih korporasi sepanjang tahun buku 2025.

Keputusan pembagian keuntungan ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026. Nilai dividen yang dibayarkan mencerminkan rasio pembayaran sebesar 30,37 persen dari total laba bersih tahun lalu.

Pada penutupan perdagangan Senin, 18 Mei 2026, harga saham LTLS bertengger di level Rp 800 per lembar setelah mengalami penurunan sebesar 1,84 persen atau setara 15 poin. Penurunan ini mengakibatkan yield dividen saham perusahaan menyentuh angka 3,87 persen.

Head of Investor Relations, Corporate Communications, ESG Lautan Luas, Eurike Hadijaya menjelaskan bahwa perseroan berhasil mempertahankan performa usaha yang kuat di tengah berbagai tantangan global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, perseroan sukses meraup pendapatan sebesar Rp 8,8 triliun dan laba bersih Rp 149,45 miliar.

Pihak manajemen mengalokasikan sisa laba bersih tahun 2025 senilai Rp 200 juta sebagai dana cadangan wajib. Sementara sisa keuntungan lainnya akan disimpan sebagai laba ditahan demi memperkuat modal ekspansi bisnis perusahaan ke depan.

Untuk target tahun berjalan, manajemen memproyeksikan pertumbuhan pendapatan berkisar antara 8 persen hingga 10 persen. Perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur dan distribusi bahan kimia ini juga membidik margin laba bersih pada level 2,3 persen sampai 2,5 persen.

Langkah strategis demi mencapai target tersebut meliputi ekspansi pada sektor bahan makanan untuk industri hotel, restoran, dan kafe, serta penguatan lini bisnis pengolahan air. Perusahaan juga mengalokasikan anggaran belanja modal atau capex sebesar Rp 500 miliar untuk membiayai rencana tersebut.

Pihak manajemen mengungkapkan bahwa penyerapan anggaran belanja modal baru terealisasi sekitar 10 persen pada kuartal pertama tahun ini. Perusahaan berencana menggenjot realisasi penyerapan sisa anggaran tersebut pada paruh kedua tahun ini.

"Dengan fundamental bisnis yang tetap terjaga, Perseroan optimistis dapat mempertahankan kinerja positif yang berkelanjutan," tandas Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications, ESG Lautan Luas.

"Alokasinya sebagian besar digunakan untuk pengembangan bisnis di industri food ingredients dan logistik, termasuk rejuvenation beberapa production facility," tandas Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications, ESG Lautan Luas.

Berdasarkan jadwal resmi perseroan, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 20 Mei 2026. Sementara itu, proses pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham yang berhak akan dilaksanakan pada 29 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi