Lippo General Insurance Raih Laba Rp144,73 Miliar pada 2025

Lippo General Insurance Raih Laba Rp144,73 Miliar pada 2025
Foto: Ilustrasi Lippo General Insurance Raih Laba Rp144,73 Miliar pada 2025.

PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) membukukan laba setelah pajak senilai Rp144,73 miliar pada periode laporan keuangan hingga 31 Desember 2025. Perolehan tersebut menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 125,6 persen secara tahunan dibandingkan periode 2024 yang hanya mencapai Rp64,13 miliar.

Kenaikan laba yang dirilis melalui laporan keuangan di Harian Bisnis Indonesia pada Selasa (28/4/2026) tersebut didorong oleh performa hasil jasa asuransi bersih. Dilansir dari Finansial, sektor ini tumbuh masif 2240,6 persen secara year on year (YoY) hingga menyentuh angka Rp120,54 miliar.

Pendapatan jasa asuransi yang dikantongi perusahaan pimpinan Presiden Direktur Agus Benjamin ini tercatat sebesar Rp3,76 triliun sepanjang 2025. Di sisi lain, beban jasa asuransi berada pada angka Rp3,42 triliun dengan tambahan beban kontrak reasuransi milikan senilai Rp224,88 miliar.

Hasil asuransi dan investasi bersih perusahaan justru mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 53,8 persen YoY menjadi Rp21,20 miliar dari sebelumnya Rp45,97 miliar. Meski demikian, emiten berkode saham LPGI ini tetap mengantongi laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp145,45 miliar.

Total aset yang dimiliki Lippo General Insurance pada akhir 2025 menyentuh Rp3,12 triliun, atau meningkat 27,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Komposisi aset tersebut terdiri dari jumlah investasi sebesar Rp2,07 triliun serta aset non-investasi senilai Rp1,04 triliun.

Rincian Alokasi Investasi LPGI 2025
Instrumen InvestasiNilai (Rupiah)
Efek1,36 triliun
Deposito Berjangka620,68 miliar
Properti Investasi86,65 miliar
Investasi Lainnya2,49 miliar
Penyertaan Saham1,13 miliar

Struktur posisi keuangan perusahaan mencatat jumlah liabilitas sebesar Rp2,09 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp1,02 triliun pada penghujung 2025. Dari sisi kesehatan finansial, rasio pencapaian pemenuhan tingkat solvabilitas perusahaan berada pada level 304 persen, sedikit menurun dibanding rasio 316 persen pada 2024.

Artikel terkait

Rekomendasi