PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) membukukan laba bersih sebesar Rp 265,62 miliar pada kuartal I-2026 yang berakhir Maret lalu. Dilansir dari Detik Finance, pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan jasa asuransi sebesar 5,96 persen di tengah penerapan standar pelaporan keuangan PSAK 117.
Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance, Fitri Azwar, menegaskan bahwa hasil positif ini menunjukkan ketahanan perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar. Perseroan juga telah melakukan penyajian kembali laporan keuangan tahun sebelumnya untuk memastikan konsistensi data bagi para investor.
"Sejalan dengan penerapan PSAK 117, Perseroan telah melakukan penyesuaian dalam penyajian laporan keuangan, termasuk penyajian kembali (restatement) atas laporan keuangan tahun sebelumnya guna memastikan konsistensi dan keterbandingan kinerja. Perseroan memastikan bahwa seluruh penyesuaian tersebut telah dilakukan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan keuangan," kata Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance pada Rabu (6/5/2026).
Pihak manajemen mengakui bahwa awal tahun 2026 merupakan periode yang menantang bagi industri asuransi nasional. Meski demikian, perusahaan tetap fokus pada pengelolaan risiko yang terukur untuk menjaga kestabilan bisnis jangka panjang.
"Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan volatilitas harga energi, Perseroan tetap fokus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis. Disiplin underwriting, penguatan portofolio, serta pengelolaan risiko yang terukur menjadi fondasi penting bagi Tugu Insurance untuk mempertahankan kinerja yang sehat dan berkelanjutan" ujar Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.
Berdasarkan data keuangan per Maret 2026, pendapatan jasa asuransi perusahaan mencapai Rp 2,57 triliun, naik dari Rp 2,42 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Hasil jasa asuransi juga mengalami peningkatan 2,18 persen menjadi Rp 461,01 miliar.
"Kinerja ini ditopang oleh pengelolaan portofolio yang selektif pada lini fire & property, offshore, dan marine cargo, yang selama ini menjadi salah satu kontributor utama bagi Tugu Insurance," tutur Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.
Selain jasa asuransi, pendapatan operasional lainnya tercatat melonjak 31,25 persen menjadi Rp 156,02 miliar. Fitri menyebut bahwa pertumbuhan ini memperkuat diversifikasi sumber pendapatan melalui kontribusi dari entitas anak usaha.
"Capaian ini mencerminkan peran entitas anak dalam memperkuat diversifikasi sumber pendapatan Perseroan," jelas Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.
Kondisi permodalan perusahaan masih berada di level yang aman dengan Risk Based Capital (RBC) mencapai 420,5 persen. Total aset perseroan pada akhir kuartal pertama tahun ini dilaporkan sebesar Rp 29,69 triliun dengan total ekuitas Rp 10,17 triliun.
"Struktur permodalan yang solid memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk menjaga stabilitas kinerja sekaligus mendukung agenda pertumbuhan ke depan. Perseroan akan terus memastikan pengelolaan modal dilakukan secara prudent, sejalan dengan komitmen untuk menjaga fundamental dan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.
Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi pelaporan seiring dengan adopsi standar akuntansi terbaru. Hal ini dilakukan guna memberikan gambaran kinerja yang lebih akurat kepada publik dan pemegang saham.
"Penerapan PSAK 117 menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam meningkatkan kualitas dan transparansi pelaporan keuangan. Perseroan terus memastikan bahwa kinerja yang dicapai didukung oleh fundamental yang sehat, pengelolaan risiko yang tepat, serta struktur keuangan yang tetap kuat," ungkap Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.
Strategi ke depan akan difokuskan pada penguatan fundamental bisnis dan disiplin risiko dalam setiap lini produk. Perseroan berencana mengoptimalkan portofolio yang ada sembari memperkuat sinergi dengan anak perusahaan.
"Perseroan juga akan mengoptimalkan pengelolaan portofolio, menjaga disiplin risiko, serta memperkuat kontribusi entitas anak sebagai bagian dari strategi pertumbuhan Tugu Insurance," tutup Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.