Laba Bersih RISE Melonjak 496 Persen pada Kuartal I 2026

Laba Bersih RISE Melonjak 496 Persen pada Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi Laba Bersih RISE Melonjak 496 Persen pada Kuartal I 2026.

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mencatatkan lonjakan laba bersih yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Laba bersih emiten properti milik miliarder Hermanto Tanoko ini melesat hingga 496 persen secara tahunan.

Dilansir dari Investortrust, perusahaan berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 97,2 billion atau setara 6,1 juta dolar AS untuk kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2026. Angka ini meningkat pesat dari pencapaian periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 16,3 miliar atau 1 juta dolar AS.

Pertumbuhan laba yang masif tersebut didorong oleh kenaikan total pendapatan perusahaan sebesar 36 persen menjadi Rp 173,1 miliar atau sekitar 10,9 juta dolar AS. Sektor real estat residensial menjadi kontributor utama yang mendominasi pendapatan perseroan.

Penjualan dari segmen real estat mengalami pertumbuhan sebesar 40 persen dan kini menyumbang 68 persen dari total pendapatan garis atas perusahaan, dengan nilai mencapai Rp 117,4 miliar atau 7,4 juta dolar AS. Peningkatan ini terjadi seiring langkah perseroan yang mempercepat monetisasi proyek-proyek mereka.

Direktur Utama RISE Budi Agusti menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari penerapan strategi penjualan yang tepat dan manajemen biaya yang disiplin. Langkah operasional yang efisien di tengah biaya konstruksi yang tinggi membuat margin keuntungan perusahaan tetap terjaga.

"This achievement results from the right sales strategy combined with disciplined cost management," kata Budi Agusti dalam rilis resmi pada Sabtu, 18 April.

Selain mengandalkan penjualan properti residensial, perusahaan juga fokus memperkuat pendapatan berulang atau recurring income melalui aset ruang kantor dan perhotelan. Segmen perkantoran tercatat menyumbang pendapatan yang stabil sebesar Rp 15,9 miliar atau sekitar 1 juta dolar AS pada kuartal ini.

Untuk rencana ekspansi di tahun 2026, emiten berkode saham RISE ini bakal melipatgandakan pengembangan kawasan terpadu. Perusahaan berniat mempercepat optimalisasi cadangan lahan strategis mereka dengan fokus pada kawasan residensial, komersial, dan kawasan industri.

"With solid fundamentals and an adaptive strategy, we are optimistic about maintaining this positive growth trend throughout 2026," tutur Budi Agusti.

Artikel terkait

Rekomendasi