Laba Bersih PT Elnusa Tbk Melonjak di Tengah Penurunan Pendapatan

Laba Bersih PT Elnusa Tbk Melonjak di Tengah Penurunan Pendapatan
Foto: Ilustrasi Laba Bersih PT Elnusa Tbk Melonjak di Tengah Penurunan Pendapatan.

PT Elnusa Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 1,56 persen secara tahunan menjadi Rp 189,56 miliar. Berdasarkan data yang dikutip dari Investasi, pertumbuhan laba bersih anak usaha PT Pertamina ini tetap terjaga berkat efisiensi operasional yang kuat.

Padahal, pendapatan emiten berkode saham ELSA ini mengalami penurunan sebesar 2,95 persen secara tahunan. Total pendapatan perusahaan tercatat berada di angka Rp 3,62 triliun.

Kinerja operasional Elnusa di sektor hilir menunjukkan realisasi transportasi energi yang menyentuh angka 7 juta kiloliter. Selain itu, pengelolaan depot BBM tercatat sebesar 965.000 kiloliter dan LPG mencapai 31.000 ton.

Perusahaan juga membukukan penjualan BBM industri maritim serta pelumas sebanyak 52.000 kiloliter. Untuk sektor distribusi bahan kimia, volume yang disalurkan mencapai 31.550 drum, sedangkan fuel retail sebesar 3.000 kiloliter.

Pada lini hulu migas terintegrasi, aktivitas perusahaan ditopang oleh survei seismik 3D seluas 47,08 kilometer persegi. Elnusa juga merampungkan survei 2D sepanjang 4,16 kilometer, sementara tingkat utilisasi aset jasa penunjang migas menyentuh 95 persen dengan 186 kontrak aktif.

Lini marine support mencatatkan tingkat non-productive time yang sangat rendah sebesar 0,02 persen. Operasional sektor ini didukung oleh kekuatan armada sebanyak 65 unit kapal dan penanganan 18 proyek non-asset based.

Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, menyebut capaian ini sebagai kontribusi perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

"Elnusa berkomitmen menghadirkan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk memastikan kelancaran distribusi energi," ujarnya.

Prospek Bisnis dan Rekomendasi Saham ELSA

Perusahaan dinilai masih memiliki prospek positif ke depan yang didorong oleh potensi peningkatan aktivitas hulu migas pada pertengahan tahun. Faktor lain yang memperkuat peluang ini adalah tingginya permintaan BBM dan LPG di pasar domestik.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai kinerja Elnusa masih menjanjikan karena efisiensi perusahaan tetap kuat meski pendapatan menurun.

"Kinerja jangka pendek hingga menengah akan didorong aktivitas hulu migas dan peningkatan produksi Pertamina Grup," ujarnya.

Nafan Aji Gusta merekomendasikan beli untuk saham Elnusa dengan target harga Rp 770 per saham. Pada perdagangan Rabu (13/5), harga saham ELSA ditutup melemah 2,10 persen menuju level Rp 700 per saham.

Artikel terkait

Rekomendasi