Laba Bersih BUMN DEFEND ID Melonjak 430,1% di 2026, Ini Pemicu Utamanya

Laba Bersih BUMN DEFEND ID Melonjak 430,1% di 2026, Ini Pemicu Utamanya
Foto: Laba Bersih BUMN DEFEND ID Melonjak 430,1% di 2026, Ini Pemicu Utamanya. (Illustration by Pexels)

Holding BUMN industri pertahanan, DEFEND ID, mencatatkan prestasi gemilang dengan lonjakan laba bersih yang sangat signifikan pada tahun buku 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih konsolidasian mencapai Rp913,05 miliar.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan luar biasa sebesar 430,1 persen jika dibandingkan dengan perolehan laba bersih tahun 2024 yang hanya sebesar Rp172,24 miliar. Kenaikan drastis ini menjadi bukti efektivitas strategi perusahaan dalam setahun terakhir.

Faktor Pendorong Kinerja Keuangan

Keberhasilan ini didorong oleh total pendapatan usaha yang menyentuh angka Rp20,71 triliun sepanjang tahun 2025. Peningkatan efisiensi operasional dan penguatan kinerja bisnis menjadi kunci utama di balik pencapaian tersebut.

Selain itu, optimasi dalam pengelolaan berbagai proyek strategis di seluruh entitas usaha turut memberikan kontribusi besar bagi keuangan perusahaan. DEFEND ID juga mencatatkan total kontrak yang sangat solid sepanjang tahun tersebut.

Rincian nilai kontrak yang dikelola oleh DEFEND ID pada tahun 2025:

  • Total Kontrak: Mencapai nilai Rp113,85 triliun secara keseluruhan.
  • Kontrak Carry Over: Nilai kontrak yang berlanjut dari periode sebelumnya sebesar Rp94,78 triliun.
  • Kontrak Baru: Perolehan kontrak baru sepanjang tahun 2025 sebesar Rp19,07 triliun.

Data tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki simpanan pekerjaan yang sangat besar untuk menjamin keberlangsungan bisnis di masa depan. Manajemen fokus pada eksekusi proyek yang tepat waktu dan efisien.

Transformasi dan Kemandirian Teknologi

Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Holding DEFEND ID, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan fondasi penting bagi perusahaan. Menurutnya, hasil positif ini merupakan buah dari transformasi bisnis yang berkelanjutan.

Joga menambahkan bahwa sinergi dalam ekosistem industri pertahanan dan komitmen insan perusahaan menjadi faktor penentu. Hal ini dilakukan demi mendorong terciptanya kemandirian teknologi nasional yang lebih kuat.

Ringkasan posisi aset dan kesehatan finansial perusahaan per akhir 2025:

Indikator Keuangan Nilai Capaian Pertumbuhan (YoY)
Total Aset Rp66,05 Triliun 18,3%
Total Ekuitas Rp15,23 Triliun 8,2%
Peringkat Kesehatan Kategori BBB+ Stabil/Sehat

Peningkatan aset dan ekuitas ini mencerminkan struktur keuangan yang semakin kokoh dan kapasitas usaha yang terus meluas. Status kesehatan kategori BBB+ juga menegaskan bahwa perusahaan memiliki prospek pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kekuatan Sumber Daya Manusia

Keunggulan operasional DEFEND ID didukung oleh keberadaan 11.022 tenaga kerja profesional yang tersebar di berbagai lini. Menariknya, lebih dari 60 persen dari total karyawan tersebut bergerak di bidang produksi dan teknik (engineering).

Komposisi sumber daya manusia ini menunjukkan fokus kuat perusahaan pada aspek manufaktur dan penguasaan teknologi tingkat tinggi. Hal ini menjadi modal utama dalam memajukan industri pertahanan nasional agar mampu bersaing di kancah global.

Artikel terkait

Rekomendasi