Kunjungan Wisatawan Mancanegara Capai 1,09 Juta Per Maret 2026

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Capai 1,09 Juta Per Maret 2026
Foto: Ilustrasi Kunjungan Wisatawan Mancanegara Capai 1,09 Juta Per Maret 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia menyentuh angka 1,09 juta kunjungan pada Maret 2026. Meskipun mengalami pertumbuhan sebesar 10,50 persen secara tahunan, jumlah tersebut tercatat menurun 6,17 persen dibandingkan perolehan pada bulan sebelumnya.

Data akumulatif selama tiga bulan pertama tahun ini menunjukkan performa yang solid dengan total 3,44 juta kunjungan. Angka kumulatif tersebut dilansir dari Ekonomi mencerminkan pemulihan sektor pariwisata nasional yang signifikan pascapandemi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono memberikan keterangan resmi terkait pencapaian sektor pariwisata pada kuartal pertama tahun ini melalui saluran daring pada Senin (4/5/2026).

ÔÇ£Kunjungan kumulatif wisman meningkat 8,62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sekaligus menjadi yang tertinggi sejak 2020,ÔÇØ kata Ateng, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS.

Penurunan jumlah kunjungan secara bulanan dipicu oleh berkurangnya turis dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Kondisi ini bertepatan dengan berakhirnya perayaan Imlek serta dimulainya masa Ramadan dan Idulfitri yang mengubah pola perjalanan di kawasan regional.

Sebaliknya, arus wisatawan asal Australia justru mengalami lonjakan drastis mencapai 21,67 persen. Tren positif dari Negeri Kanguru ini dipengaruhi oleh penambahan dua rute penerbangan langsung menuju Bali yang mulai beroperasi pada penghujung Maret 2026.

BPS juga menyoroti aspek ekonomi dari sisi pengeluaran para pelancong asing selama periode Januari hingga Maret 2026. Rata-rata pengeluaran tercatat sebesar US$1.345,61 per kunjungan, melampaui catatan pada triwulan sebelumnya maupun periode yang sama di tahun lalu.

Sektor akomodasi masih menjadi komponen biaya terbesar dengan porsi 37,23 persen, diikuti belanja makanan dan minuman sebesar 20,17 persen. Selain itu, porsi pengeluaran untuk transportasi lokal, paket tur, serta layanan kecantikan dan kesehatan juga menunjukkan tren peningkatan dibandingkan kuartal IV/2025.

Durasi kunjungan para wisatawan mancanegara di Indonesia terpantau mengalami perpanjangan waktu menetap. Ateng menyebutkan bahwa rata-rata lama tinggal wisman pada kuartal I/2026 berada pada angka 10,83 hari.

Artikel terkait

Rekomendasi