KRL Tabrak Taksi di Bekasi Timur Mengakibatkan 15 Orang Tewas

KRL Tabrak Taksi di Bekasi Timur Mengakibatkan 15 Orang Tewas
Foto: Ilustrasi KRL Tabrak Taksi di Bekasi Timur Mengakibatkan 15 Orang Tewas.

Sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia setelah Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Cikarang menabrak sebuah taksi di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam pukul 20.52 WIB. Kendaraan tersebut hingga Selasa (28/4/2026) masih berada di lokasi kejadian dalam kondisi ringsek berat.

Insiden maut ini melibatkan KRL nomor PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek relasi GambirÔÇôSurabaya Pasar Turi di titik emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. Dilansir dari Megapolitan, posisi mobil taksi tersebut terperosok ke dalam parit kecil di sisi perlintasan kereta arah Cikarang dengan kerusakan parah pada bagian kiri.

Relawan perlintasan sekaligus warga setempat, Askhin Burhan, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula saat pengemudi taksi memaksakan kendaraan melintas meskipun warga telah menutup palang pintu secara manual.

"Iya kondisi palang sudah ditutup, tapi taksi maksa jalan, nerobos palang pintu, nah pas di tengah itu mogok," ucap Askhin di lokasi kejadian, Selasa.

Upaya warga untuk menyelamatkan kendaraan tersebut gagal karena mobil tidak dapat digerakkan dari tengah rel sebelum kereta melintas. Pengemudi taksi dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum benturan keras terjadi.

"Itu sopir keluar, duduk di pinggir pas kecelakan itu," ucap Askhin.

Saksi mata lain yang merupakan warga sekitar, Nanang (43), menjelaskan bahwa aktivitas kereta api di jalur tersebut sangat padat terutama pada jam-jam sibuk kerja. Hal ini menyebabkan palang pintu perlintasan sangat sering ditutup oleh warga yang berjaga.

"Lima menit sekali aktif dia (kereta) kalau lagi jam-jam kerja ya. Jam sibuk ya. Jam sibuk, jam pulang kerja udah tuh, sering," tutur Nanang.

Meskipun aktivitas kereta tinggi, Nanang mencatat bahwa peristiwa kecelakaan fatal di lokasi tersebut tergolong jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kejadian serupa yang melibatkan kendaraan besar pernah terjadi beberapa tahun silam di titik yang sama.

"Kecelakaan jarang, itu sudah tiga tahun lalu, pas kejadian sama sering mati di tengah," jelas Nanang.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa 15 korban tewas telah dievakuasi ke berbagai fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, dan RS Primaya. Sementara itu, 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang terdampak insiden ini dinyatakan selamat seluruhnya.

Artikel terkait

Rekomendasi