KRL Blue Line Hanya Layani Rute Bekasi Imbas Tabrakan Kereta

KRL Blue Line Hanya Layani Rute Bekasi Imbas Tabrakan Kereta
Foto: Ilustrasi KRL Blue Line Hanya Layani Rute Bekasi Imbas Tabrakan Kereta.

Layanan KRL Commuter Line rute Blue Line Jakarta-Cikarang mengalami pemangkasan rute dan hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi pada Senin (27/4/2026). Langkah ini diambil setelah terjadinya kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memaparkan bahwa kebijakan tersebut berlaku khusus untuk rute Blue Line, sementara perjalanan Commuter Line pada lintas pelayanan lainnya tetap berfungsi normal. Informasi ini dilansir dari Money untuk memberikan kepastian operasional kepada para pengguna jasa kereta api.

"Untuk dampak ke perjalanan Commuterline lainnya tidak ada. Lintas pelayanan Commuterline lainnya berjalan normal. Sampai dengan saat ini perjalanan KRL untuk blue line hanya dilayani sampai dengan Stasiun Bekasi," jelas Karina.

Pengalihan pola operasi ini berdampak pada pemberangkatan KRL lintas Cikarang yang kini dipusatkan dari Stasiun Bekasi, baik yang melalui jalur Manggarai maupun Pasar Senen. Pihak manajemen menegaskan bahwa penyesuaian jadwal masih sangat dinamis bergantung pada kelancaran proses evakuasi di lokasi kejadian.

Karina juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi terkini demi kelancaran mobilitas harian mereka di tengah situasi darurat ini.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami imbau pengguna KRL untuk menyesuaikan perjalanannya. Utamakan keselamatan dan ikuti informasi dari petugas," kata Karina.

Sebagai solusi transportasi alternatif bagi penumpang yang terdampak, KAI Commuter menyediakan layanan bus pengumpan dari Terminal Bulak Kapal Bekasi menuju Stasiun Bekasi. Armada yang dikerahkan mencakup bus TransJakarta dengan nomor layanan TJ 785, TJ 854, TJ 531, dan TJ 782.

Di sisi lain, Badan SAR Nasional (Basarnas) meningkatkan kekuatan personel untuk mempercepat penanganan korban yang masih terjebak di dalam gerbong. Sebanyak 14 personel tambahan dari Basarnas Special Group telah diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur untuk membantu proses evakuasi medis.

"Empat belas personil saat ini kembali diberangkatkan dari Basarnas Special Group. Korban terhimpit lima orang, hingga saat ini masih dilakukan upaya penyelamatan," jelas Humas Kantor SAR Jakarta Ramili Prasetio.

Hingga laporan terakhir diterima, tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan dua korban yang sebelumnya terhimpit struktur gerbong. Kedua korban tersebut telah dievakuasi dalam kondisi selamat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara fokus utama KAI tetap pada keselamatan penumpang dan awak sarana.

Artikel terkait

Rekomendasi