Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Bertambah Menjadi 16 Orang

Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Bertambah Menjadi 16 Orang
Foto: Ilustrasi Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Bertambah Menjadi 16 Orang.

Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan yang melibatkan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi dilaporkan bertambah menjadi 16 orang pada Rabu (29/4/2026). Penambahan ini terjadi setelah satu pasien dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.

Satu korban tambahan tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi pasca-operasi. Informasi mengenai kondisi terkini para korban tersebut dilansir dari Kompas dalam pembaruan data penanganan kecelakaan kereta tersebut.

Pihak rumah sakit mencatat adanya perubahan data jumlah kematian pasien yang ditangani di fasilitas kesehatan tersebut hingga Rabu sore. Penegasan ini disampaikan langsung oleh pimpinan rumah sakit yang menangani puluhan korban luka maupun meninggal dunia.

"total jumlah korban meninggal dunia di RSUD Bekasi hingga Rabu sore menjadi 4 orang." ujar Ellya Niken Prastiwi, Direktur Utama RSUD Bekasi.

Secara keseluruhan, RSUD Bekasi telah menerima sebanyak 54 korban dari lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan medis. Berdasarkan data hingga Rabu siang, sebagian besar korban telah mendapatkan penanganan dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.

"RSUD Bekasi menerima 54 korban dan hingga Rabu (29/4/2026) siang korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Bekasi sebanyak 22 orang, 4 korban meninggal dan sisanya telah dipulangkan." kata Ellya Niken Prastiwi, Direktur Utama RSUD Bekasi.

Saat ini, tim medis masih fokus melakukan perawatan intensif terhadap 22 pasien yang masih bertahan di ruang perawatan. Penjagaan dan koordinasi dengan pihak keluarga korban terus dilakukan oleh pihak manajemen RSUD Bekasi.

Artikel terkait

Rekomendasi