Nuryati Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek

Nuryati Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek
Foto: Ilustrasi Nuryati Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

Insiden tabrakan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di wilayah Jakarta pada Selasa (28/4/2026) menyebabkan seorang penumpang bernama Nuryati meninggal dunia. Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga korban yang berada di rumah duka.

Sebagaimana dilansir dari Kompas, Nuryati menaiki rangkaian KRL tersebut dengan tujuan awal menuju Cikarang untuk menjenguk buah hatinya. Namun, perjalanan tersebut berakhir fatal akibat benturan keras antar-rangkaian kereta api.

Situasi di dalam gerbong dilaporkan berubah drastis menjadi gelap gulita seketika setelah tabrakan terjadi. Kondisi ini dipicu oleh terputusnya aliran listrik akibat benturan hebat yang juga memicu kepanikan massal di antara para penumpang.

Para penumpang di dalam kereta berupaya menyelamatkan diri di tengah guncangan yang sangat kuat. Meskipun petugas sempat melakukan upaya evakuasi terhadap Nuryati dari lokasi kejadian, nyawa korban tetap tidak dapat diselamatkan.

Andi, yang merupakan menantu Nuryati, memberikan kesaksian mengenai detik-detik terakhir proses penyelamatan anggota keluarganya tersebut di Kemayoran, Jakarta.

"Mertua saya yang terakhir dievakuasi, mungkin ada guncangan, sesak napas karena kondisinya penumpang juga pada berhamburan. Pada saat itu, keluar kereta pingsan dan meninggal," ujar Andi menantu Nuryati.

Keluarga menyebutkan bahwa kondisi sesak napas yang dialami korban diduga berkaitan dengan situasi berdesakan saat para penumpang lain berusaha keluar dari gerbong yang gelap. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Artikel terkait

Rekomendasi