Showrunner Noah Hawley memicu kontroversi di kalangan komunitas pemain gim setelah mengungkapkan bahwa proyek serial TV Far Cry garapannya tidak akan menggunakan alur cerita dari gim aslinya. Dilansir dari Suara, produksi ini lebih memilih narasi orisinal yang terinspirasi dari semangat waralaba tersebut.
Kritik tajam muncul setelah Hawley mengeluarkan pernyataan mengenai perilaku pemain gim dalam mengonsumsi narasi sinematik. Ia menilai bahwa struktur permainan tradisional seringkali menghambat kedalaman drama manusia yang ingin dibangun dalam sebuah tayangan televisi.
"membuat drama manusia menjadi tidak relevan dengan alur cerita. Itu adalah kematian bagi sebuah pertunjukan." kata Noah Hawley, Showrunner Serial TV Far Cry.
Pernyataan tersebut memicu reaksi negatif di media sosial karena dianggap mengabaikan elemen antagonis ikonik dan momen sinematik yang menjadi ciri khas Far Cry. Sejumlah pemain menegaskan bahwa narasi merupakan bagian krusial yang tidak bisa dipisahkan dari pengalaman bermain mereka.
Di tengah kegaduhan rencana adaptasi tersebut, masa depan waralaba versi gim justru menunjukkan perkembangan signifikan. CEO Ubisoft Yves Guillemot telah mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang menggarap beberapa proyek Far Cry baru untuk memperluas portofolio mereka.
Salah satu proyek yang sedang dikembangkan adalah Far Cry 7 yang saat ini memiliki kode nama Project Blackbird. Gim tersebut dikabarkan akan memperkenalkan sistem permainan baru yang berfokus pada urgensi waktu untuk menyelesaikan misi utama.
Pemain dilaporkan harus menyelamatkan anggota keluarga yang diculik dalam batasan waktu 72 jam waktu dalam gim. Durasi tersebut diperkirakan setara dengan 24 jam di dunia nyata, yang akan mengubah pola permainan dunia terbuka yang selama ini menjadi standar seri Far Cry.