Semen Indonesia Catat Kenaikan Penjualan 37 Juta Ton Sepanjang 2025

Semen Indonesia Catat Kenaikan Penjualan 37 Juta Ton Sepanjang 2025
Foto: Ilustrasi Semen Indonesia Catat Kenaikan Penjualan 37 Juta Ton Sepanjang 2025.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil membukukan volume penjualan sebesar 37,93 juta ton sepanjang 2025 meskipun industri semen nasional mengalami perlambatan. Perusahaan melakukan transformasi bisnis sejak Juli 2025 untuk mengatasi penurunan permintaan domestik yang merosot hingga 1,5 persen secara tahunan.

Data operasional menunjukkan perbaikan performa yang signifikan pada akhir tahun lalu, sebagaimana dilansir dari Money pada Senin (20/4/2026). Volume penjualan pada kuartal IV-2025 mencapai 10,47 juta ton, yang berkontribusi pada pertumbuhan total volume penjualan tahunan sebesar 1,1 persen.

Sektor ekspor turut memberikan kontribusi besar dengan kenaikan volume sebesar 14,9 persen menjadi 6,4 juta ton. Di pasar dalam negeri, penjualan semen kantong pada kuartal IV-2025 tumbuh 5,7 persen, jauh melampaui pertumbuhan pasar rata-rata yang hanya berada di angka 2 persen.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menjelaskan bahwa manajemen telah mengimplementasikan langkah strategis sejak pertengahan tahun lalu untuk memperkuat posisi perusahaan. Fokus utama mencakup efisiensi biaya dan optimalisasi produk turunan guna menjaga profitabilitas di tengah tantangan pasar.

"Transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif. Kinerja Perusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II tahun 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025," kata Indrieffouny Indra, Direktur Utama SIG.

Lonjakan kinerja pada penghujung tahun tersebut diklaim sebagai hasil dari penetrasi yang lebih dalam pada segmen pasar tertentu. Keberhasilan ini terutama terlihat pada wilayah-wilayah yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi bagi perusahaan.

"Capaian ini membuktikan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan SIG, khususnya di pasar-pasar utama dengan marjin tinggi," ujar Indrieffouny Indra, Direktur Utama SIG.

Memasuki periode awal 2026, tren positif tersebut terus berlanjut dengan pertumbuhan penjualan domestik mencapai 9,7 persen dalam dua bulan pertama. Segmen semen kantong menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan sebesar 14,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Manajemen menyatakan komitmennya untuk tetap disiplin dalam menjalankan tata kelola perusahaan dan efisiensi operasional. Langkah ini diambil guna memastikan pertumbuhan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan dan pelanggan semen di Indonesia.

"Kami yakin SIG saat ini berada pada jalur yang tepat. Karena itu, kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan transformasi secara disiplin dan konsisten untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai kepada para pemegang saham dan pelanggan," tutup Indrieffouny Indra, Direktur Utama SIG.

Artikel terkait

Rekomendasi