Eks Dirjen Kemendikbudristek Bersaksi dalam Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Makarim

Eks Dirjen Kemendikbudristek Bersaksi dalam Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Makarim
Foto: Ilustrasi Eks Dirjen Kemendikbudristek Bersaksi dalam Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Makarim.

Mantan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbudristek, Iwan Syahril, memberikan kesaksian yang meringankan dakwaan mantan pimpinannya, Nadiem Makarim, dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (14/4/2026).

Iwan menjelaskan bahwa pengembangan platform pendidikan dilakukan melalui diskusi intensif antara pembuat kebijakan dan tim teknis, di mana keputusan akhir tetap berada di tingkat direktorat sesuai kewenangan yang berlaku, dilansir dari Nasional.

ÔÇ£Platform dikembangkan melalui diskusi yang sangat intens antara kebijakan dan aplikasi yang akan dihadirkan,ÔÇØ ujar Iwan Syahril, Mantan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam pemaparannya, Iwan menyebutkan terdapat tiga platform utama yang dikembangkan, yakni platform pembelajaran guru, Rapor Pendidikan untuk evaluasi hasil asesmen nasional, serta platform perencanaan dan penganggaran berbasis data untuk dana BOS.

ÔÇ£Perencanaan dan pelaksanaan kebijakan menjadi lebih terarah karena berbasis data,ÔÇØ kata Iwan Syahril, Mantan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Iwan juga mengklarifikasi kemampuan teknis perangkat yang dirancang untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta menegaskan bahwa perangkat tersebut tetap fungsional meski dalam kondisi jaringan internet yang tidak stabil.

ÔÇ£Chromebook bisa digunakan tanpa internet, misalnya untuk asesmen dan pembelajaran,ÔÇØ ujar Iwan Syahril, Mantan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Mengenai efisiensi pengawasan, Iwan menilai penggunaan sistem Chrome Device Management (CDM) sangat krusial dalam mempercepat proses pemantauan pemanfaatan perangkat di berbagai sekolah penerima bantuan.

ÔÇ£Tanpa CDM bisa, tapi sangat sulit dan memakan waktu lebih lama,ÔÇØ ujar Iwan Syahril, Mantan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Terkait pola kerja di kementerian, saksi mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinan Nadiem Makarim justru mendorong budaya diskusi terbuka dan ia mengaku tidak pernah melihat adanya intimidasi dalam pengambilan keputusan.

ÔÇ£Awalnya mengagetkan, tapi lama-lama menjadi kebiasaan baru,ÔÇØ kata Iwan Syahril, Mantan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Berdasarkan hasil audit BPKP, Iwan menyatakan tidak ditemukan masalah signifikan pada harga pengadaan, namun terdapat catatan mengenai distribusi yang tidak tepat sasaran di sejumlah sekolah.

ÔÇ£Tidak ada masalah dengan harga, tetapi ada yang tidak tepat sasaran dalam penyaluran,ÔÇØ ujar Iwan Syahril, Mantan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Persidangan ini merupakan kelanjutan dari dakwaan yang menyebutkan Nadiem Makarim bersama tiga terdakwa lainnya diduga menyebabkan kerugian negara senilai Rp 2,1 triliun akibat penyalahgunaan wewenang dalam ekosistem teknologi pendidikan.

Artikel terkait

Rekomendasi