Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro menekankan pentingnya pendalaman kemitraan militer dengan Indonesia sebagai respons atas situasi global yang memanas, termasuk dampak perang Iran. Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5/2026).
Shinjiro menegaskan bahwa sebagai sesama negara kepulauan yang memiliki prinsip dasar serupa, sinergi antara Tokyo dan Jakarta merupakan instrumen krusial bagi stabilitas internasional. Langkah ini diambil guna menghadapi dinamika geopolitik yang kian sulit diprediksi, sebagaimana dilansir dari Nasional.
ÔÇ£Di tengah situasi internasional yang semakin kompleks dan tegang seperti Iran, pendalaman kerja sama di bidang pertahanan antara Jepang dan Indonesia yang mempunyai kesamaan sebagai negara maritim dan kesamaan dari nilai-nilai dasarnya akan memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dan stabilitas,ÔÇØ kata Shinjiro, Menteri Pertahanan Jepang.
Efek positif dari penguatan hubungan ini dinilai tidak hanya akan dirasakan oleh kedua negara yang terlibat secara langsung. Pihak Jepang memproyeksikan adanya dampak yang lebih luas terhadap keamanan regional di kawasan Asia maupun dalam skala global.
ÔÇ£Tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi kawasan secara keseluruhan,ÔÇØ ucap Shinjiro, Menteri Pertahanan Jepang.
Frekuensi komunikasi antara kedua pihak tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam kurun waktu singkat. Shinjiro menyoroti keterbukaan serta kecepatan koordinasi yang telah dilakukan bersama Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, sejak akhir tahun lalu.
ÔÇ£Sejak pertemuan pertama kali kami di Malaysia pada bulan November tahun lalu, Menteri Sjafrie dan saya telah mengadakan pertemuan di Tokyo juga, pembicaraan telepon dan bahkan bertemu di Bandara Narita sebulan yang lain,ÔÇØ kata Shinjiro, Menteri Pertahanan Jepang.
Kualitas interaksi yang intensif ini dianggap sebagai fenomena yang jarang terjadi dalam hubungan bilateral Jepang dengan mitra luar negeri lainnya. Keeratan hubungan tersebut menjadi fondasi untuk pembahasan agenda pertahanan yang lebih serius.
ÔÇ£Tidak banyak mitra kerja yang menjalin komunikasi seerat dan seterbuka ini dalam kurun waktu yang singkat,ÔÇØ tambah Shinjiro, Menteri Pertahanan Jepang.
Rencana peningkatan status hubungan pertahanan ke level yang lebih tinggi telah dibicarakan sejak pertemuan di Malaysia pada November 2025. Penajaman arah kerja sama ini mendapatkan respons positif dan dukungan penuh dari pihak Indonesia.
ÔÇ£Pada saat itu pula, dari Bapak Menteri Sjafrie mengusulkan penyusunan Defense Cooperation Arrangement sebagai kompas besar yang akan menunjukkan arah kerja sama pertahanan kedua negara di masa depan,ÔÇØ tegas Shinjiro, Menteri Pertahanan Jepang.