Kabar mengejutkan datang dari industri teknologi di Singapura setelah seorang karyawan Meta membagikan kisah pahitnya di media sosial LinkedIn. Gary Tay, yang menjabat sebagai AdTech Business Support Engineer, harus menerima kenyataan pahit terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) secara mendadak.
Kisah ini menjadi viral karena Gary baru saja selesai memberikan pelatihan intensif kepada rekan kerja barunya tepat sehari sebelum ia diberhentikan. Ia menceritakan bahwa seluruh proses transfer ilmu telah ia berikan sebelum akhirnya manajemen memberikan kabar pemecatan tersebut.
Dedikasi Hampir Satu Dekade yang Berakhir Singkat
Gary Tay bukanlah orang baru di perusahaan besutan Mark Zuckerberg tersebut karena ia telah mengabdi selama hampir 10 tahun. Perjalanan kariernya dimulai dari kantor Meta di London sebelum akhirnya memutuskan untuk pindah dan menetap di Singapura.
Dalam unggahannya, ia menyebutkan bahwa masa kerjanya jauh lebih lama dibandingkan mayoritas karyawan global Meta saat ini. Ia bahkan mengklaim masa baktinya lebih lama daripada hampir seluruh staf di wilayah Asia Pasifik (APAC).
Catatan Karier Gary Tay di Raksasa Teknologi :
- Lama Mengabdi: Bekerja selama 9 tahun 9 bulan di Meta (dahulu Facebook).
- Lokasi Kerja: Memulai karier di London dan berakhir di Singapura.
- Pengalaman Sebelumnya: Pernah bekerja sebagai engineer di Microsoft sebelum bergabung ke Meta.
- Prestasi AI: Mengembangkan sistem AI yang meningkatkan efisiensi kerja tim hingga 300 persen.
Daftar di atas menunjukkan bahwa Gary merupakan sosok veteran dengan rekam jejak yang sangat kuat di industri teknologi. Keahliannya dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan bahkan sempat membantu perusahaan menjaga kualitas layanan bagi klien besar mereka.
Sentimen Mengenai Perkembangan Teknologi AI
Ada sebuah kalimat dari Gary Tay yang cukup menarik perhatian publik terkait fenomena otomatisasi di tempat kerja saat ini. "AI akan terus bertahan, tapi tampaknya manusia tidak," tulisnya, yang menggambarkan keresahan para pekerja di tengah gelombang digitalisasi.
Banyak warganet dan mantan rekan kerjanya memberikan dukungan moral serta pujian atas dedikasi dan kemampuan teknis Gary selama ini. Mereka menyayangkan keputusan Meta karena kehilangan salah satu talenta terbaik yang telah berkontribusi besar bagi perusahaan.
Langkah PHK yang dialami Gary merupakan bagian dari kebijakan pengurangan tenaga kerja besar-besaran yang dilakukan oleh Meta. Berikut adalah ringkasan singkat mengenai dampak pemangkasan karyawan tersebut:
| Aspek Informasi | Detail PHK Meta |
|---|---|
| Jumlah Karyawan Terdampak | Sekitar 8.000 orang di seluruh dunia |
| Wilayah Terkena Dampak | Global, termasuk Singapura dan wilayah APAC |
| Latar Belakang Jabatan | Mencakup berbagai divisi termasuk Engineer dan Support |
Tabel ini merujuk pada gelombang efisiensi terbaru yang terus menghantui sektor teknologi global dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun Meta memberikan kompensasi sesuai aturan, cara penyampaian kabar yang tiba-tiba tetap meninggalkan luka mendalam bagi banyak pegawainya.
Hingga saat ini, unggahan Gary Tay terus mendapat respons dari komunitas profesional yang merasa prihatin dengan situasi tersebut. Banyak yang berharap keahliannya di bidang AdTech dan AI segera membawanya ke peluang karier baru yang lebih stabil.