Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di wilayah kepulauan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mendukung target transisi energi nasional. Langkah strategis ini dipantau langsung dalam kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol di Lombok Tengah pada Minggu (24/5/2026).
Pengembangan pembangkit berbasis energi bersih di wilayah tersebut tidak hanya berfungsi menyediakan pasokan listrik untuk masyarakat setempat. Berdasarkan data yang dihimpun, proyek infrastruktur hijau ini ditujukan sebagai bagian dari program mitigasi perubahan iklim guna menekan emisi karbon nasional secara berkala.
Kawasan PLTS Sengkol yang menjadi lokasi peninjauan memiliki kapasitas sebesar 7 Megawatt peak (MWp) dan dikelola oleh perusahaan energi terbarukan Vena Energy. Infrastruktur penyedia listrik ramah lingkungan ini dilaporkan telah beroperasi selama hampir tujuh tahun untuk menopang bauran energi hijau di Pulau Lombok.
Dilansir dari Investor Daily, data operasional mencatat PLTS Sengkol mampu menghasilkan tingkat capacity factor (CF) rata-rata berkisar antara 15,6 persen hingga 22,5 persen per tahun. Angka performa ini dinilai cukup positif dan mencerminkan optimalisasi pemanfaatan radiasi matahari yang tinggi di kawasan tropis tersebut.
ÔÇ£NTB memiliki potensi energi surya yang besar. Pengembangan EBT di daerah kepulauan menjadi langkah strategis untuk mendukung target transisi energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah,ÔÇØ ujar Eniya Listiani Dewi, Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM.
Pemerintah mengharapkan adanya sinergi yang kuat antara sektor publik dan privat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan. Eniya Listiani Dewi menegaskan bahwa arah pengembangan sistem ketenagalistrikan masa depan harus fokus pada efisiensi, aspek ramah lingkungan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Dirjen EBTKE didampingi oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB Sri Heny Purwanti dan Senior Manager Perencanaan PLN UIW NTB Sigit Hari Wibowo. Pihak PLN menyatakan komitmen penuh untuk mengoptimalkan potensi energi lokal guna memperbesar bauran energi bersih di Indonesia.
ÔÇ£Kunjungan ini menjadi semangat tambahan bagi PLN UIW NTB untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin hijau dan berkelanjutan. Kami optimistis pengembangan energi baru terbarukan di NTB akan terus tumbuh,ÔÇØ kata Sri Heny Purwanti, General Manager PLN UIW NTB.
Keberadaan investasi energi terbarukan seperti PLTS Sengkol diharapkan dapat membuka peluang ekonomi hijau baru dan mempercepat pembangunan berkelanjutan di daerah. Provinsi NTB saat ini menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan memegang peran penting dalam peta jalan transisi energi Indonesia menuju target net zero emission.