Kementerian Pertanian memperkuat langkah antisipasi guna mengamankan ketersediaan pasokan bawang merah nasional menjelang perayaan Hari Raya Iduladha di tengah tantangan cuaca ekstrem. Langkah penguatan koordinasi dilakukan demi memastikan kelancaran distribusi komoditas pangan tersebut ke seluruh wilayah Indonesia.
Langkah pengamanan pasokan ini diambil mengingat produksi nasional saat ini masih berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Dilansir dari Investor Daily, total produksi tahunan nasional rata-rata menyentuh angka sekitar 2 juta ton konde basah, atau setara dengan 1,3 juta ton rogol kering panen, sedangkan tingkat kebutuhan tahunan domestik hanya berada pada kisaran 1,26 juta ton.
ÔÇ£Menghadapi Iduladha, kami memperkuat sinergi bersama champion bawang merah, pemerintah daerah, asosiasi, serta kementerian dan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan distribusi,ÔÇØ kata Ratule dalam keterangannya, dikutip pada Kamis (21/5/2026).
Penjelasan teknis mengenai kondisi lapangan kemudian dipaparkan oleh pihak Direktorat Jenderal Hortikultura terkait adanya gangguan hama di beberapa wilayah. Cuaca ekstrem selama musim tanam Maret hingga Mei tahun ini memicu serangan organisme pengganggu tanaman, seperti ulat grayak dan moler, yang berdampak pada produktivitas tanaman di sejumlah daerah sentra produksi.
ÔÇ£Produksi diperkirakan meningkat pada Juni 2026 seiring masuknya masa panen di sejumlah sentra utama,ÔÇØ ungkap Agung.
Meskipun terdapat hambatan cuaca, jalur distribusi pasokan komoditas dari berbagai wilayah sentra seperti Pati, Brebes, Temanggung, Nganjuk, Enrekang, hingga Garut dipastikan tetap berjalan tanpa hambatan. Para petani di daerah sentra produksi juga memberikan laporan terkait aktivitas panen dan pengiriman rutin yang terus berjalan ke wilayah luar pulau menjelang hari raya.
ÔÇ£Harga diperkirakan masih berada di atas harga acuan hingga Iduladha karena meningkatnya permintaan masyarakat. Namun, kondisi diproyeksikan kembali normal seiring masuknya panen dari berbagai sentra produksi,ÔÇØ ujarnya.