Kementerian Keuangan berhasil mengumpulkan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 646,3 triliun hingga April 2026 demi menopang pendapatan negara. Pencapaian tersebut mengalami kenaikan sebesar 16,1 persen jika dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang menyentuh angka Rp 556,9 triliun.
Pertumbuhan positif ini dilansir dari Nasional berdasarkan laporan resmi otoritas keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa akumulasi perolehan pajak di akhir April tersebut telah menyamai 27,4 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 2.357,7 triliun.
"Tahun lalu minus 10,8%. Sekarang 16,1% pertumbuhannya. Jadi lumayan," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Pemerintah juga mencatat perolehan dari sektor kepabeanan dan cukai yang pasokannya telah menyentuh Rp 100,6 triliun, atau setara dengan 29,9 persen dari target APBN 2025. Di sisi lain, pos Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ikut menyumbang pendapatan sebesar Rp 171,3 triliun yang berarti sudah memenuhi 37,3 persen dari target.
Melalui seluruh perkembangan indikator tersebut, Purbaya menambahkan bahwa total pendapatan negara yang dihimpun hingga akhir April 2026 secara keseluruhan telah mencapai Rp 918,4 triliun. Jumlah ini merepresentasikan 29,1 persen dari pagu total APBN 2026 yang bernilai Rp 3.153,6 triliun.