Pemerintah menetapkan tanggal 27 Mei 2026 sebagai hari libur nasional dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Dilansir dari Caritahu, momen penting bagi umat Islam ini dipenuhi oleh berbagai peringatan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kementerian Agama menyatakan bahwa Idul Adha merupakan salah satu hari besar keagamaan yang identik dengan ibadah kurban. Peringatan ini bertujuan mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya demi menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT.
Masyarakat Indonesia merayakan momentum ini dengan melaksanakan salat Idul Adha berjamaah. Setelah itu, warga menyembelih hewan kurban seperti sapi, kambing, atau domba untuk dibagikan kepada golongan yang membutuhkan.
Selain hari raya keagamaan, masyarakat dalam negeri juga memperingati Hari Jamu Nasional pada tanggal yang sama. Momentum tahunan ini menjadi langkah nyata untuk mengangkat kembali kekayaan budaya nusantara melalui tradisi minum jamu.
Penetapan Hari Jamu Nasional secara resmi dimulai sejak tahun 2008. Langkah ini menjadi tonggak sejarah yang penting dalam memberikan pengakuan terhadap minuman herbal tradisional di tingkat nasional.
Jamu merupakan ramuan tradisional berkhasiat yang diracik dari aneka rempah-rempah serta tanaman obat alami. Bahan-bahan yang kerap digunakan meliputi kunyit, jahe, temulawak, kencur, hingga asam jawa.
Peringatan ini diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh menggunakan bahan-bahan alami. Di sisi lain, perayaan ini memegang peran penting dalam melestarikan warisan leluhur Indonesia.
Kampanye Global dan Edukasi Kesehatan
Pada skala global, tanggal 27 Mei diwarnai oleh aksi kepedulian lingkungan melalui Hari Berang-berang Sedunia atau World Otter Day. Kampanye ini berfokus pada pelestarian berang-berang yang populasinya kian merosot.
Penyusutan jumlah berang-berang dipicu oleh kerusakan habitat alam, polusi lingkungan, serta maraknya perburuan liar. Padahal, satwa ini memegang peran vital dalam menjaga keharmonisan ekosistem sungai dan wilayah perairan.
Dunia internasional juga memperingati National Senior Health & Fitness Day untuk kelompok lanjut usia. Gerakan ini mengajak para lansia agar konsisten menerapkan pola hidup sehat lewat olahraga ringan, menjaga asupan nutrisi, serta aktif bersosialisasi.
Terdapat pula peringatan National Gray Day di beberapa negara sebagai bagian dari Bulan Kesadaran Kanker Otak. Penggunaan warna abu-abu menjadi simbol dukungan bagi para pasien sekaligus pengingat pentingnya deteksi dini.
Negara-negara Barat turut memperingati National Sunscreen Day pada tanggal yang sama. Peringatan ini difokuskan untuk mengedukasi publik mengenai pentingnya tabir surya guna melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang memicu kanker kulit.