Kecelakaan Maut Truk Minyak Goreng di Turunan Bawen, Rem Blong Picu Korban Jiwa 2026

Kecelakaan Maut Truk Minyak Goreng di Turunan Bawen, Rem Blong Picu Korban Jiwa 2026
Foto: Kecelakaan Maut Truk Minyak Goreng di Turunan Bawen, Rem Blong Picu Korban Jiwa 2026. (Illustration by Pexels)

Insiden kecelakaan maut yang melibatkan truk tangki bermuatan minyak goreng terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa tragis ini dilaporkan berlangsung pada Jumat (29/5/2026) malam hari.

Sebuah truk tangki diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong saat melintasi medan jalan yang menurun. Akibatnya, kendaraan besar tersebut menabrak sejumlah kendaraan lain dan bangunan di pinggir jalan sebelum berakhir di dalam selokan.

Kronologi dan Dampak Kecelakaan

Kecelakaan ini menimbulkan dampak yang cukup serius bagi para pengguna jalan yang berada di lokasi kejadian. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat hantaman keras dari truk tersebut.

Identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Sony, seorang pria berusia 43 tahun yang merupakan warga Kota Semarang. Selain korban jiwa, terdapat satu orang lainnya yang menderita luka ringan dan segera dilarikan ke RS At-Tin Bawen untuk penanganan medis.

Rincian mengenai kendaraan dan korban yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah sebagai berikut:

Subjek Terlibat Identitas / Nomor Polisi Keterangan Kondisi
Truk Tangki H 8945 GA Terperosok ke selokan sedalam 3,5 meter
Sepeda Motor (Sony) Honda Beat H 4208 ASG Pengendara meninggal dunia di lokasi
Sepeda Motor Kedua Honda Vario H 2289 ZC Satu orang mengalami luka ringan
Mobil Penumpang Toyota Avanza H 1196 TX Pengemudi dalam kondisi selamat

Tabel di atas merangkum rincian kendaraan yang terdampak dalam kecelakaan beruntun tersebut. Pihak kepolisian memastikan bahwa pengemudi mobil Avanza tidak mengalami cedera fisik yang berarti.

Keterangan Pihak Kepolisian

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani, menjelaskan bahwa musibah ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Lokasi tepatnya berada di jalur turunan Bawen yang mengarah ke wilayah Ungaran.

Menurut keterangannya, truk tidak hanya menabrak kendaraan, tetapi juga menghantam kios tambal ban dan sebuah warung. Truk baru berhenti setelah jatuh ke dalam selokan dengan kedalaman mencapai 3,5 meter.

Petugas kepolisian juga telah melakukan penyisiran secara menyeluruh di area sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada korban tambahan yang tertimbun atau terlempar saat kecelakaan terjadi.

Iptu Handriani memastikan bahwa pemilik warung yang ditabrak berada dalam kondisi selamat. Koordinasi cepat dilakukan agar evakuasi korban dan kendaraan bisa segera dituntaskan malam itu juga.

Pernyataan Sopir Truk

Truk tangki tersebut dikemudikan oleh Muh. Sofyan, pria berusia 37 tahun yang tinggal di Kota Semarang. Ia diketahui sedang dalam perjalanan pulang menuju Semarang setelah melakukan bongkar muat di daerah Kebumen.

Sofyan memberikan kesaksian bahwa kondisi truk awalnya terasa sangat normal selama perjalanan dari Kebumen. Masalah teknis pada sistem pengereman baru mulai ia rasakan ketika memasuki kawasan Bawen.

Sopir mengaku mulai menyadari rem tidak berfungsi dengan baik sekitar 300 meter sebelum titik benturan. Dalam situasi panik, ia mencoba mengambil keputusan cepat untuk meminimalkan dampak kecelakaan.

Berikut adalah poin-poin pengakuan dari sopir truk mengenai detik-detik sebelum kecelakaan:

  • Sopir merasakan gangguan rem sesaat setelah melewati kawasan Holtimart di jalan menurun.
  • Ia sempat mencoba menginjak pedal rem berulang kali, namun tidak ada respons dari sistem pengereman.
  • Keputusan untuk membanting setir ke arah kiri atau jalur lambat diambil untuk menghindari kerumunan kendaraan yang lebih padat.
  • Sopir terus membunyikan klakson sebagai tanda peringatan bagi warga dan pengendara di depannya.

Penjelasan tersebut menunjukkan upaya sopir untuk menghindari tabrakan yang lebih fatal. Namun, karena beban kendaraan yang berat dan jalan yang menurun tajam, truk tetap melaju tak terkendali hingga masuk ke selokan.

Proses Evakuasi dan Penyelidikan

Setelah mendapatkan laporan, tim Satlantas Polres Semarang segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Satu unit kendaraan derek dikerahkan untuk mengangkat badan truk tangki yang ringsek dari dasar selokan.

Selain proses evakuasi fisik kendaraan, polisi juga sibuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Hal ini dilakukan karena insiden tersebut sempat memicu kemacetan panjang di jalur utama Bawen menuju Semarang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap melalui penyelidikan lebih lanjut. Tim teknis juga akan memeriksa kondisi kelayakan truk untuk memastikan apakah faktor utama murni karena rem blong atau ada faktor kelalaian lainnya.

Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan di turunan Bawen yang memang dikenal sebagai area rawan. Masyarakat dihimbau untuk selalu memeriksa kondisi pengereman, terutama bagi kendaraan bermuatan berat yang melintasi jalur pegunungan di Jawa Tengah.

Artikel terkait

Rekomendasi