Insiden maut melibatkan KRL Commuter Line, taksi listrik, dan kereta api jarak jauh di lintasan Stasiun Bekasi Timur pada Selasa, 28 April 2026, mengakibatkan 15 orang meninggal dunia. Seluruh korban jiwa dilaporkan berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia antara 19 hingga 52 tahun.
Berdasarkan laporan kronologi yang dilansir dari Suara, peristiwa bermula ketika sebuah taksi listrik tertemper KRL Commuter Line arah Jakarta karena kendaraan tersebut tertahan di tengah perlintasan. Akibat kejadian ini, rangkaian KRL lain dari arah berlawanan menuju Cikarang melakukan pengereman darurat.
Situasi memburuk saat KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang menabrak bagian belakang KRL yang sedang berhenti darurat tersebut. Benturan keras dilaporkan mengenai gerbong khusus perempuan hingga menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa.
Sejumlah publik figur turut membagikan informasi mengenai kondisi di lokasi kejadian melalui media sosial. Presenter Irfan Hakim mengunggah rekaman video dari asisten kebunnya yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.
"Dapat video dari gardener gue, Kang Kur. Katanya 'terjebak macet di penyeberangan rel kereta Bekasi saat perjalanan pulang semalam'" tulis Irfan Hakim dalam unggahan videonya.
Melalui unggahan pada Selasa malam, Irfan juga memperlihatkan suasana mencekam di lokasi yang dipenuhi suara sirine ambulans.
"Ternyata inilah yang terjadi" imbuh Irfan Hakim.
Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa bagi para korban terdampak, khususnya penumpang di gerbong wanita yang mengalami dampak paling parah.
"Duka mendalam untuk korban kecelakaan KRL & KAI di Bekasi Timur. Teriring doa bagi semua, terutama perempuan yang turut menjadi korban" terang Irfan Hakim.
Aktor ini terus memantau perkembangan situasi melalui koordinasi dengan petugas di lapangan.
"Semoga semua yang terdampak segera pulih terkhusus untuk perempuan yang ada di gerbong perempuan" tambah Irfan Hakim.
Irfan juga memberikan informasi mengenai kondisi karyawannya yang menjadi saksi mata langsung di area perlintasan rel.
"Alhamdulillah kang Kur gak apa-apa ya guys, karena memang kebetulan hanya lewat saja akses jalan pulang ke rumah" tutup Irfan Hakim.
Selain Irfan, Alice Norin mengonfirmasi bahwa dua anggota timnya turut menjadi korban kecelakaan di wilayah Bekasi pada malam yang sama.
"Dalam semalam, dapat berita 2 teamku ngalamin kecelakaan; yang satu jadi korban di KRL Bekasi dan satunya lagi tabrakan ojol" ungkap Alice Norin.
Salah satu stafnya yang bernama Shofi dilaporkan terlempar dari dalam rangkaian kereta saat benturan terjadi.
"Keduanya Alhamdulillah nggak ada patah, tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan. Minta doanya ya teman-teman" pungkas Alice Norin.
Pihak berwenang telah merilis daftar nama 15 korban meninggal dunia, sementara beberapa korban luka lainnya masih menjalani observasi medis di rumah sakit terdekat.