Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang

Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang
Foto: Ilustrasi Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang.

Insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa, 28 April 2026, mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini memicu proses evakuasi besar-besaran di lokasi kejadian, sebagaimana dilansir dari Suara.

Para korban luka kini tengah menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit, termasuk RSUD Bekasi. Salah satu korban selamat dalam tragedi maut tersebut diidentifikasi sebagai Shofi, yang merupakan staf tim konten dari figur publik Alice Norin.

Kabar mengenai keterlibatan stafnya dalam musibah tersebut dikonfirmasi oleh Alice Norin melalui unggahan di media sosial pribadinya pada hari kejadian. Penjelasan mengenai kondisi terkini timnya disampaikan secara terbuka melalui platform digital.

"Update info: Shofi team konten mengalami kecelakaaan di kereta arah pulang," tulis keterangan dalam unggahan tersebut, Selasa (28/4/2026).

Berdasarkan keterangan yang diteruskan oleh pihak manajemen, korban sempat menceritakan situasi mencekam di dalam gerbong saat kecelakaan terjadi. Shofi dilaporkan terjepit di antara struktur kereta sebelum akhirnya terpental keluar dari jalur perlintasan kereta api.

"Dia bilang, keretanya kegencet dia kelempar keluar," bunyi pesan yang diteruskan oleh Alice Norin melalui media sosialnya.

Aktris berusia 38 tahun tersebut mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas insiden ini. Di saat yang bersamaan, ia menginformasikan bahwa satu anggota tim lainnya juga mengalami kecelakaan lalu lintas saat menggunakan layanan transportasi daring.

"Dalam semalam, dapet berita 2 teamku ngalamin kecelakaan. Satu jadi korban di KRL Bekasi dan satunya lagi tabrakan ojol," ungkap Alice Norin.

Meski mengalami benturan hebat di lokasi kejadian, hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan kondisi fisik para karyawannya dalam keadaan stabil tanpa cedera permanen pada tulang. Saat ini, tim medis masih melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi kesehatan para korban.

"Keduanya alhamdulillah gak ada patah tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan," imbuh aktris berusia 38 tahun tersebut.

Hingga saat ini, proses identifikasi seluruh korban meninggal dunia masih dilakukan oleh pihak berwenang. Upaya konfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait mengenai detail teknis kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur tersebut masih terus diupayakan.

Artikel terkait

Rekomendasi