Insiden maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut teridentifikasi sebagai Nur Ainia Ramadhina, seorang karyawan dari media KompasTV.
Kecelakaan ini terjadi saat kondisi stasiun dipenuhi oleh ratusan pekerja yang hendak pulang ke rumah. Dilansir dari Kompas, korban yang akrab disapa Ain tersebut diketahui menaiki KRL menuju Bekasi setelah menyelesaikan jam kerjanya pada pukul 20.00 WIB sebelum peristiwa tragis itu berlangsung.
Kepastian mengenai nasib Nur Ainia baru diperoleh pihak keluarga pada Selasa siang setelah sebelumnya sempat dinyatakan hilang. Keberadaan korban sulit dilacak karena keluarga tidak dapat menghubungi ponsel miliknya sesaat setelah kecelakaan kereta api di Bekasi Timur tersebut dilaporkan.
Direktur Utama KompasTV, Rosianna Silalahi, secara langsung mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga. Kedatangan pimpinan media tersebut disambut isak tangis dari ibunda almarhumah yang merasa sangat kehilangan atas kepergian putrinya secara mendadak.
Nur Ainia Eka Rahmadhyna merupakan bagian dari divisi News Production Support yang dikenal memiliki etos kerja tinggi. Rekan-rekan kerjanya mengenang sosok Ain sebagai pribadi yang sangat ramah, supel, periang, serta selalu menunjukkan dedikasi sebagai pekerja keras selama bertugas di studio.
Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa almarhumah masih menjalankan tugasnya secara normal sebelum meninggalkan kantor pada pukul 19.30 malam. Seluruh keluarga besar perusahaan menyatakan duka mendalam bagi Ain dan korban lainnya yang terdampak dalam tragedi transportasi di perlintasan Bekasi tersebut.