KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi 14 Orang Tewas

KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi 14 Orang Tewas
Foto: Ilustrasi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi 14 Orang Tewas.

Sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia dan 50 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan hebat yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo dengan KRL Commuter Jabodetabek di wilayah Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.

Insiden tragis ini bermula saat lokomotif KA Argo Bromo menghantam bagian belakang rangkaian KRL Commuter Jabodetabek yang merupakan gerbong khusus penumpang perempuan hingga mengalami kerusakan parah. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Nasional, sejumlah rekaman video yang tersebar di media sosial menunjukkan kondisi gerbong yang hancur akibat benturan beban berat tersebut.

Kecelakaan ini kembali mengingatkan publik pada peristiwa serupa yang melibatkan KRL Commuter di kawasan Ratujaya, Depok, Jawa Barat, sekitar 33 tahun silam. Merujuk pada data arsip Kompas yang dipublikasikan kembali oleh KompasData, tragedi adu banteng antar-KRL tersebut terjadi pada Selasa pagi, 2 November 1993.

Pada peristiwa tahun 1993, dua rangkaian KRL yang masing-masing terdiri dari delapan gerbong melaju di satu jalur rel yang sama dari arah berlawanan. KRL nomor 531 bergerak dari Bogor menuju Jakarta, sementara KRL nomor 520 melaju dari arah Jakarta menuju Bogor dengan kecepatan masing-masing sekitar 60 kilometer per jam.

Benturan keras di lokasi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari Stasiun Citayam tersebut mengakibatkan delapan gerbong hancur dan gerbong terdepan KRL 520 terlipat ke atas. Tragedi di masa lampau itu tercatat menyebabkan 20 orang meninggal dunia serta mengakibatkan lebih dari 150 orang menderita luka berat maupun ringan.

Artikel terkait

Rekomendasi