Kecelakaan di Bekasi Picu Penumpukan Penumpang di Stasiun Pasar Senen

Kecelakaan di Bekasi Picu Penumpukan Penumpang di Stasiun Pasar Senen
Foto: Ilustrasi Kecelakaan di Bekasi Picu Penumpukan Penumpang di Stasiun Pasar Senen.

Ratusan penumpang kereta api antarkota memadati area keberangkatan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, sejak Selasa (28/4/2026) subuh. Penumpukan ini terjadi akibat ketidakpastian jadwal keberangkatan yang berlangsung hingga menjelang siang hari.

Kondisi di lokasi menunjukkan kepadatan yang signifikan di tengah kerumunan calon penumpang yang menanti informasi terbaru. Dilansir dari Megapolitan, keterlambatan perjalanan ini dipicu oleh insiden kecelakaan kereta yang terjadi di wilayah Bekasi pada malam sebelumnya.

Mulyanto (63), salah satu calon penumpang tujuan Surabaya Pasar Turi, mengaku sudah tiba di stasiun empat jam lebih awal dari jadwal semula. Ia tiba sejak pukul 05.30 WIB dengan harapan bisa berangkat tepat waktu.

"Saya tadi datang jam 05.30 WIB. Harusnya berangkat jam 09.15 WIB," ujar Yanto.

Menurut pengamatan Yanto, dampak dari kecelakaan di Bekasi tersebut mengakibatkan hampir seluruh perjalanan kereta api mengalami kendala. Keterlambatan yang terjadi bersifat merata dan tidak hanya terbatas pada satu jalur saja.

"Ya penumpukan karena kejadian tadi itu. Kalau enggak kejadian, pasti tepat waktu," kata dia.

"Semua terlambat. Karena keterlambatan di daerah Bekasi soalnya," lanjutnya.

Keluhan serupa disampaikan oleh Yoga (27), penumpang lain yang mendapati keretanya sudah tersedia di peron namun belum juga diberangkatkan. Ia mengaku belum mendapatkan rincian durasi keterlambatan dari pihak KAI.

"Keretanya sudah ada, cuma belum berangkat aja. Katanya karena yang di Bekasi itu," ujar Yoga.

Yoga menambahkan bahwa kondisi stasiun yang sangat padat membuatnya merasa tidak nyaman selama menunggu kepastian. Kepadatan ruang tunggu memaksa sejumlah penumpang untuk mencari tempat istirahat seadanya.

"Sumpeknya doang sih jadinya di sininya," imbuh dia.

Rosa (26), penumpang tujuan Garut, juga merasakan dampak serupa dengan menunggu sejak pukul 07.00 WIB. Ia menyebutkan bahwa akses masuk ke dalam area tunggu biasanya sudah dibuka lebih awal dari jadwal yang dialaminya hari ini.

"Biasanya jam segini tuh kita sudah boleh masuk. Tapi tadi jam 09.30 WIB juga belum dibuka," kata Rosa.

Ia juga menyoroti ketiadaan informasi mengenai kompensasi atas keterlambatan yang terjadi. Hingga berita ini dihimpun, belum ada pemberitahuan resmi yang diterima para penumpang di lokasi.

"Enggak ada pemberitahuan, dari tiketnya juga enggak ada," ujarnya.

Insiden kecelakaan sebelumnya ternyata meninggalkan kekhawatiran tersendiri bagi sebagian penumpang. Yanto mengungkapkan rasa cemasnya saat hendak melanjutkan perjalanan setelah mendengar berita kecelakaan tersebut.

"Begitu dengar kejadian itu ya trauma juga, takut kejadian sama kita," kata Yanto.

"Kalau bisa jangan sampai kejadian lagi, biar lancar di jalanan," kata Yanto.

Hingga saat ini, suasana di Stasiun Pasar Senen masih dipenuhi penumpang yang duduk di lantai karena keterbatasan tempat duduk di ruang tunggu. Mereka terus memantau papan informasi untuk mengetahui kepastian waktu keberangkatan masing-masing kereta.

Artikel terkait

Rekomendasi