Kemenag Berangkatkan 1.300 Petugas Haji ke Arab Saudi

Kemenag Berangkatkan 1.300 Petugas Haji ke Arab Saudi
Foto: Ilustrasi Kemenag Berangkatkan 1.300 Petugas Haji ke Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah memberangkatkan lebih dari 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daerah kerja (daker) Makkah pada Kamis (23/4/2026) untuk memastikan pelayanan jemaah berjalan optimal. Pelepasan personel tersebut menambah total petugas yang telah berada di Arab Saudi menjadi 1.300 orang.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengonfirmasi bahwa seluruh petugas untuk daker Madinah sudah berada di lokasi tujuan. Informasi keberangkatan gelombang terbaru ini dilansir dari laporan jurnalis Kompas yang memantau proses mobilisasi petugas ke tanah suci.

ÔÇ£Alhamdulillah, PPIH untuk daker Madinah sudah berangkat semua. Hari ini kita memperangkatkan daker Makah, jadi sudah total semua petugas haji 1.300,ÔÇØ kata Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.

Meski ribuan personel sudah dikirim, otoritas terkait masih menjadwalkan keberangkatan susulan bagi sisa rombongan dalam waktu dekat. Pengiriman petugas dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan.

ÔÇ£Masih tersisa beberapa rombongan lagi. Nanti tanggal 27 (diberangkatkan)ÔÇØ ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Fase pemberangkatan terakhir dijadwalkan pada pertengahan Mei mendatang yang akan difokuskan bagi unsur pimpinan. Kelompok ini memiliki tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan seluruh persiapan teknis di Arab Saudi.

ÔÇ£Tanggal 13 Mei. 13 Mei, artinya petugas-petugas untuk pimpinan. Karena pimpinan yang menyiapkan semuanya di sini,ÔÇØ ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Irfan juga memberikan penekanan khusus mengenai profesionalisme kerja dengan menginstruksikan seluruh PPIH untuk mematuhi prosedur operasional standar (SOP). Prioritas utama setiap petugas adalah memberikan bantuan penuh kepada jemaah selama proses ibadah berlangsung.

ÔÇ£Pertugas seperti sampaikan tadi, tetap sesuai SOP yang kita sampaikan, mendahulukan kepentingan jemaah. Bahkan, jika ternyata di sana kepentingan jemaah itu menyebabkan petugas tidak bisa ikut melaksanakan ritual haji, pilih jemaah. Itu yang kita tekankan kepada mereka,ÔÇØ ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Menteri Haji dan Umrah mengingatkan bahwa setiap tindakan petugas di lapangan akan berdampak langsung pada citra negara di mata internasional. Disiplin dan dedikasi menjadi kunci utama kesuksesan penyelenggaraan haji tahun ini.

ÔÇ£Kemudian tentu saya akan sampaikan bahwa petugas mewakili negara di sana. Positif petugas positif negara, negatif petugas akan negatif negara kita di sana.ÔÇØ ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Artikel terkait

Rekomendasi