Bandara Soekarno-Hatta Siap Berangkatkan 35.285 Jemaah Haji April 2026

Bandara Soekarno-Hatta Siap Berangkatkan 35.285 Jemaah Haji April 2026
Foto: Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta Siap Berangkatkan 35.285 Jemaah Haji April 2026.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadwalkan keberangkatan perdana jemaah haji tahun 2026 mulai Rabu, 22 April 2026. Sebanyak 35.285 jemaah dari wilayah Jabodetabek akan diterbangkan melalui bandara ini menuju Arab Saudi menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.

Jumlah total jemaah tersebut dikonfirmasi oleh pihak Imigrasi untuk melayani beberapa titik pemberangkatan di sekitar Jakarta. Berdasarkan data yang dihimpun, para calon jemaah berasal dari tiga lokasi embarkasi utama, yakni Pondok Gede, Bekasi, dan Cipondoh, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdana, menjelaskan bahwa persiapan matang telah dilakukan untuk menyambut musim haji tahun ini. Pihaknya memastikan seluruh personel dan aspek pengamanan telah siaga di lapangan.

"Dapat kami informasikan bahwa pemberangkatan calon jemaah haji melalui Bandara Soekarno-Hatta direncanakan akan dimulai pada Rabu, 22 April 2026," ujarnya Galih Priya Kartika Perdana, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.

Sistem pemeriksaan dokumen keberangkatan kini dipusatkan sepenuhnya di asrama haji masing-masing untuk menghindari penumpukan di bandara. Setelah proses administrasi selesai, jemaah akan diantar menggunakan bus yang tersegel serta mendapatkan pengawalan dari petugas imigrasi.

"Seluruh proses pemeriksaan keimigrasian, termasuk peneraan tanda keluar, juga telah diberikan terpusat di asrama haji keberangkatan," kata Galih Priya Kartika Perdana, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.

Setibanya di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, jemaah akan langsung diarahkan ke fasilitas Makkah Route. Layanan ini memungkinkan pemeriksaan keimigrasian otoritas Arab Saudi dilakukan di Indonesia sehingga mempersingkat prosedur saat mendarat di tanah suci.

"Dengan layanan ini, jemaah Indonesia yang tiba di Arab Saudi dapat langsung melanjutkan perjalanan ke pemondokan tanpa harus melalui pemeriksaan keimigrasian pada saat kedatangan," ujar Galih Priya Kartika Perdana, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.

Penerapan skema jalur cepat ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para tamu Allah selama proses transisi keberangkatan. Galih menekankan bahwa koordinasi antarinstansi menjadi kunci kelancaran operasional selama musim haji berlangsung.

"Dengan skema ini, proses keberangkatan menjadi lebih cepat, lebih teratur, dan lebih nyaman bagi seluruh calon jemaah haji," tuturnya Galih Priya Kartika Perdana, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.

Artikel terkait

Rekomendasi