Kebakaran Gunungan Sampah di Pegangsaan Dua Kerahkan 40 Petugas

Kebakaran Gunungan Sampah di Pegangsaan Dua Kerahkan 40 Petugas
Foto: Ilustrasi Kebakaran Gunungan Sampah di Pegangsaan Dua Kerahkan 40 Petugas.

Gunungan sampah liar di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengalami kebakaran pada Kamis (23/4/2026). Dilansir dari Kompas, insiden ini memicu kepulan asap pekat yang mengganggu jarak pandang dan aktivitas di sekitar lokasi kejadian.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara segera merespons laporan tersebut dengan mengirimkan kekuatan penuh. Sebanyak delapan unit mobil pemadam dengan dukungan sekitar 40 personel dikerahkan untuk menjinakkan api di tumpukan sampah tersebut.

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Eko Budianto, memberikan keterangan mendalam mengenai objek yang terbakar di lapangan. Material yang menumpuk di lokasi terdiri dari berbagai jenis limbah yang mudah terbakar.

"Yang terbakar ini tumpukan sampah di daerah Pegangsaan Dua," ujarnya di Jakut, Kamis, sebagaimana laporan jurnalis KompasTV, Nizar Ramadika.

Eko menjelaskan bahwa jenis sampah yang beragam, mulai dari puing hingga busa bekas, menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Material busa tersebut diketahui membuat bara api sulit untuk benar-benar dipadamkan oleh petugas.

Hambatan lain yang dihadapi tim di lapangan adalah ketebalan asap yang menyelimuti area kebakaran. Situasi ini sempat memaksa petugas untuk melakukan jeda operasional demi keselamatan personel.

"Kita sementara menghentikan kegiatan karena asap yang sangat pekat, jadi teman-teman semua ini kesulitan untuk memadamkan kebakaran ini," ucap Eko Budianto.

Pihak Gulkarmat mencatat bahwa kebakaran di lahan ini bukan merupakan peristiwa baru. Lokasi di Pegangsaan Dua tersebut tercatat sudah mengalami delapan kali insiden serupa yang memerlukan penanganan tim pemadam kebakaran.

Mengenai dampak kesehatan, Eko mengonfirmasi adanya personel yang mengalami gangguan pernapasan saat bertugas. Namun, kondisi petugas tersebut dilaporkan telah membaik setelah mendapatkan penanganan awal.

"Tadi biasa kena asap ya, tapi sudah sehat (kembali)," ujarnya mengenai petugas yang mengalami sesak napas karena asap.

Penyebab pasti munculnya api hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran di area terbuka.

Artikel terkait

Rekomendasi