PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah frekuensi perjalanan Kereta Cepat Whoosh untuk mengakomodasi lonjakan penumpang menjelang libur panjang pekan depan, dilansir dari Detik Travel pada Kamis (21/5/2026).
Pengoperasian Whoosh akan diperpanjang hingga malam hari pada periode 26 Mei dan 1 Juni 2026 dengan keberangkatan pamungkas dari Stasiun Halim berganti menjadi pukul 22.25 WIB dari yang sebelumnya pukul 21.25 WIB.
Langkah antisipatif ini meningkatkan volume operasional harian Whoosh dari 62 perjalanan normal menjadi 68 perjalanan per hari, di mana tiketnya sudah mulai diperjualbelikan sejak 20 Mei 2026.
"Pada periode libur panjang, minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh umumnya mengalami peningkatan. Karena itu, KCIC menambah jumlah perjalanan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal yang fleksibel, termasuk perjalanan hingga malam hari," ujar Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC.
Penambahan tersebut mencakup enam perjalanan tambahan setiap hari yang dibagi merata menjadi tiga perjalanan relasi Halim-Tegalluar Summarecon dan tiga perjalanan relasi sebaliknya.
Kebijakan ini membuat kapasitas angkut Whoosh melonjak menjadi 40.868 kursi per hari selama masa jadwal tambahan setelah adanya pasokan ekstra sebanyak 3.606 kursi per hari.
Akses penumpang menuju pusat Kota Bandung dan Cimahi juga dipermudah melalui integrasi seluruh jadwal tambahan Whoosh dengan layanan KA Feeder.
Masyarakat yang ingin bepergian diimbau melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui kanal resmi KCIC demi menghindari kehabisan kuota pada jadwal-jadwal favorit.
"Melalui penambahan perjalanan ini, KCIC ingin memastikan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan, termasuk jadwal perjalanan hingga malam hari. Kehadiran KA tambahan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat selama long weekend dengan layanan yang tetap aman, nyaman, dan terintegrated," ujar Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC.