KB Bank Kucurkan Fasilitas Distributor Financing Rp200 Miliar

KB Bank Kucurkan Fasilitas Distributor Financing Rp200 Miliar
Foto: Ilustrasi KB Bank Kucurkan Fasilitas Distributor Financing Rp200 Miliar.

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) menyalurkan fasilitas Supply Chain Finance berupa Distributor Financing dengan total nilai mencapai Rp200 miliar kepada PT ECS Indo Jaya pada Senin (18/5/2026).

Kemitraan strategis ini bertujuan memperkuat pembiayaan rantai pasok pada sektor teknologi informasi dan komunikasi (ICT) nasional, seperti dilansir dari Investor Daily. Pendanaan tersebut dialokasikan untuk menyokong modal kerja, menjaga likuiditas, serta memastikan kelancaran distribusi produk ke berbagai wilayah.

Langkah ekspansi ke sektor produktif berbasis ekosistem bisnis ini diambil oleh KB Bank karena melihat potensi pertumbuhan transformatif digital yang masif di berbagai lini industri saat ini.

Transaction Banking Division Head KB Bank, Novita S Djani, menjelaskan bahwa penyediaan solusi pembiayaan terstruktur ini disesuaikan khusus untuk menjawab kebutuhan nyata dari para pelaku usaha.

"Kami melihat sektor ICT memiliki prospek pertumbuhan yang positif seiring meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai industri. Melalui fasilitas Distributor Financing, KB Bank berharap dapat mendukung penguatan kapasitas bisnis distributor serta menjaga kelancaran rantai pasok dalam ekosistem PT ECS Indo Jaya," ujarnya.

Pihak korporasi mitra menyambut positif ketersediaan likuiditas ini sebagai instrumen fleksibilitas bagi para pemangku kepentingan dalam memperluas jangkauan operasional mereka.

"Kerja sama ini juga diharapkan dapat membantu distributor kami memperoleh akses pembiayaan modal kerja yang lebih optimal sehingga dapat mendukung percepatan distribusi produk ke pasar serta pengembangan usaha secara berkelanjutan," kata Presiden Direktur PT ECS Indo Jaya Antonius.

PT ECS Indo Jaya sendiri merupakan bagian dari VSTECS Group yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong dan mengelola tiga lini bisnis utama meliputi distribusi, enterprise system, serta layanan teknologi informasi. Jaringan perusahaan ini mencakup enam kantor cabang, enam gudang, dan didukung lebih dari 5.400 mitra aktif di 225 kota di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi