Kasiati Siswi Berusia 15 Tahun Lulus SNBP 2026 di Unesa

Kasiati Siswi Berusia 15 Tahun Lulus SNBP 2026 di Unesa
Foto: Ilustrasi Kasiati Siswi Berusia 15 Tahun Lulus SNBP 2026 di Unesa.

Seorang remaja asal Bima, Nusa Tenggara Barat bernama Kasiati berhasil lolos seleksi masuk Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada usia 15 tahun 5 bulan. Keberhasilan menembus program studi S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB) melalui jalur SNBP 2026 ini diumumkan secara resmi pada Jumat (10/4/2026).

Pencapaian akademik tersebut merupakan kelanjutan dari rekam jejak Kasiati yang sudah memulai pendidikan dasar sejak usia 4,5 tahun. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Edukasi, siswi SMAS KAE WOHA ini sebelumnya merupakan juara pertama LCC 4 Pilar tingkat Provinsi NTB tahun 2025.

Kasiati menjelaskan bahwa konsistensi dalam mempelajari materi dan latihan soal secara rutin menjadi metode utama dalam menjaga kualitas pemahamannya. Kedisiplinan belajar tersebut sudah ia terapkan sejak dini secara mandiri di bawah arahan orang tua.

"Bagi saya, yang terpenting adalah konsistensi belajar. Saya terbiasa merangkum materi dan banyak mengerjakan latihan soal untuk menjaga pemahaman," ujar Kasiati, dikutip dari situs Unesa.

Ia menambahkan bahwa strategi untuk menembus jalur prestasi dilakukan dengan mengoptimalkan capaian nilai rapor sejak awal semester. Selain nilai akademik, penggunaan sertifikat pendukung yang relevan secara realistis menjadi kunci keberhasilannya dalam persaingan masuk perguruan tinggi negeri.

Pilihan untuk mendalami bidang Pendidikan Luar Biasa diambil karena adanya keinginan personal untuk mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus. Keputusan ini diambil secara mantap sebagai bentuk pengabdian yang diyakini dapat memberikan dampak positif bagi sesama.

"Saya ingin belajar di bidang yang saya yakini bisa memberikan manfaat nyata. Keputusan memilih PLB ini murni keinginan saya sendiri sejak awal," ungkap Kasiati.

Meskipun memiliki dasar akademik yang kuat, Kasiati sempat merasa khawatir karena perbedaan usia yang cukup signifikan dengan calon mahasiswa lainnya. Dukungan moral dari sang ayah menjadi penguat utama bagi dirinya setelah kehilangan figur ibu.

Artikel terkait

Rekomendasi