PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan sebanyak 19 jadwal perjalanan kereta api pada Selasa (28/4/2026) akibat insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL. Peristiwa yang terjadi di wilayah Bekasi Timur tersebut mengganggu operasional jalur sehingga berdampak pada jadwal keberangkatan dan kedatangan penumpang.
Sebagaimana dilansir dari Suara, gangguan pada lintasan tersebut menyebabkan penumpukan jadwal dan keterlambatan yang signifikan bagi pengguna jasa transportasi rel. Pihak otoritas terkait segera melakukan penyesuaian operasional demi menjaga keamanan perjalanan di area terdampak kecelakaan tersebut.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada seluruh pelanggan yang mengalami kendala perjalanan. Permintaan maaf ini mencakup seluruh rangkaian pembatalan maupun keterlambatan yang dialami penumpang sepanjang hari tersebut.
"KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan penumpang akibat gangguan perjalanan berupa pembatalan keberangkatan dan keterlambatan kereta," ujar Franoto.
Terdapat kebijakan khusus bagi para calon penumpang yang tiketnya terdampak pembatalan jadwal perjalanan kereta api tersebut. Franoto menjelaskan bahwa proses administrasi untuk pengembalian dana telah disiapkan oleh perusahaan bagi pelanggan yang gagal berangkat.
"KAI juga memberikan pengembalian bea sebesar 100 persen di luar bea pesan. Kebijakan ini diberikan untuk memudahkan pelanggan yang perjalanannya terganggu akibat insiden tersebut," ujar Franoto.
Selain kompensasi finansial, pihak manajemen memberikan tenggat waktu yang cukup longgar bagi masyarakat untuk melakukan pengurusan klaim tiket. Penumpang diberikan kesempatan untuk mengurus proses pembatalan tersebut di stasiun-stasiun terdekat.
"KAI juga mengimbau para calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru melalui aplikasi Access by KAI, media sosial resmi KAI, atau menghubungi layanan pelanggan untuk proses pembatalan tiket maupun penjadwalan ulang perjalanan," ujar Franoto.
Masyarakat yang perjalanannya terdampak kini dapat melakukan pengembalian tiket hingga tujuh hari ke depan terhitung dari jadwal keberangkatan semula. Informasi terkini mengenai pemulihan jalur terus diperbarui melalui saluran komunikasi resmi PT KAI.