KAI Daop 2 Bandung Larang Atribut Sepak Bola di Kereta Api

KAI Daop 2 Bandung Larang Atribut Sepak Bola di Kereta Api
Foto: Ilustrasi KAI Daop 2 Bandung Larang Atribut Sepak Bola di Kereta Api.

PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung memberlakukan larangan penggunaan atribut klub sepak bola bagi penumpang di area stasiun dan gerbong kereta menjelang pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada Sabtu (23/5). Kebijakan tegas ini diterapkan demi menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah potensi gesekan antarsuporter, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Aturan ketat tersebut mencakup larangan memakai jersey, syal, maupun perlengkapan lain yang berkaitan dengan klub yang akan bertanding. Pihak manajemen menekankan pentingnya menjaga kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa transportasi massal ini.

"Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan. Untuk itu, pelanggan diimbau agar tidak menggunakan atribut sepak bola dari klub demi menjaga suasana perjalanan tetap kondusif dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa," kata Kuswardojo, Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung di Kota Bandung pada Jumat (22/5).

Selain pembatasan atribut, calon penumpang kereta api di Stasiun Bandung juga diminta untuk mengantisipasi potensi keterlambatan. KAI Daop 2 mengimbau masyarakat datang lebih awal pada Sabtu (23/5) dan Minggu (24/5) guna menghindari kemacetan, terutama jika Persib Bandung berhasil mengunci gelar juara Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.

Peningkatan kepadatan kendaraan diprediksi akan terjadi di beberapa ruas jalan utama menuju pusat kota dan lokasi stasiun. Himbauan ini secara khusus diarahkan bagi para pengguna jasa yang berangkat dari wilayah operasional Daop 2 Bandung, termasuk Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong.

"Pertandingan dan perayaan juara Persib di sekitar Kota Bandung akan meningkatkan aktivitas di jalan. PT KAI Daop 2 Bandung mengimbau dan reminding kepada seluruh pengguna jasa kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun, karena akan terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju stasiun maupun pusat kota," tandas Kuswardojo, Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung.

Guna memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu, KAI Daop 2 Bandung telah membangun koordinasi intensif dengan aparat keamanan setempat. Pengetatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan masyarakat di sekitar lingkungan stasiun.

"Masyarakat juga diminta Memeriksa kembali jadwal keberangkatan pada tiket masing-masing dan memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun secara cermat agar tidak tertinggal kereta," tandas Kuswardojo, Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung.

Artikel terkait

Rekomendasi