Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut resmi penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada Rabu (29/4/2026) di Jakarta. Organisasi pengusaha tersebut mengharapkan adanya harmonisasi kebijakan antara perlindungan lingkungan dan akselerasi sektor manufaktur nasional.
Dilansir dari Ekonomi, Saleh Husin selaku Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian menganggap rekam jejak Jumhur dalam urusan industrial menjadi aset strategis. Kadin menekankan pentingnya efisiensi perizinan guna menghindari beban biaya tinggi bagi para pelaku usaha di tanah air.
ÔÇ£Dunia industri berharap kebijakan lingkungan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga perlu menjamin ketersediaan bahan baku dan mempermudah perizinan agar tidak menimbulkan ekonomi biaya tinggi,ÔÇØ ujar Saleh Husin, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian.
Penempatan figur yang memahami dinamika manufaktur dinilai krusial dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang menekan produktivitas. Selain itu, Kadin mengusulkan penguatan konsep ekonomi sirkular melalui optimalisasi pengolahan limbah industri dan penggunaan bahan baku daur ulang.
ÔÇ£Tidak boleh ada material yang terbuang sia-sia. Semua harus bisa didaur ulang menjadi sumber daya bernilai tambah,ÔÇØ kata Saleh Husin, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian.
Langkah ini dianggap sejalan dengan komitmen global menuju target net zero emission. Kadin percaya bahwa sinergi kebijakan yang konsisten akan memperkuat daya saing industri sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
ÔÇ£Selamat kepada Pak Jumhur. Kami berharap beliau sukses menjalankan tugas di tengah dinamika global yang penuh tantangan,ÔÇØ kata Saleh Husin, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian.