KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur 15 Tewas

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur 15 Tewas
Foto: Ilustrasi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur 15 Tewas.

Sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia setelah Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL jurusan Jakarta-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden tragis ini bermula dari adanya mobil taksi yang mogok di perlintasan sebidang Ampera.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada gerbong penumpang wanita. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas, peristiwa ini memicu penghentian total perjalanan KRL pada lintasan yang terdampak karena posisi kereta yang terhambat di jalur tersebut.

Kronologi bermula saat sebuah taksi mengalami mati mesin tepat di tengah perlintasan saat KRL relasi Cikarang-Jakarta sedang melintas. Meskipun pengemudi taksi dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi, mobil tersebut terseret hingga beberapa meter dan menahan posisi KRL.

Kondisi KRL yang berhenti di lintasan akibat tabrakan taksi tersebut kemudian disusul oleh datangnya KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang pada jalur yang sama. Jarak yang sangat dekat membuat tabrakan antar kereta tidak terhindarkan hingga menghantam bagian belakang KRL yang sedang diam.

Pihak Basarnas mengonfirmasi bahwa dampak benturan sangat fatal bagi penumpang di gerbong belakang. Saat ini evakuasi terhadap para korban telah dilakukan, sementara otoritas terkait masih mendalami penyebab teknis mengapa dua kereta bisa berada di satu jalur yang sama dalam waktu bersamaan.

Artikel terkait

Rekomendasi